BI Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying Dolar untuk Bantu Penguatan Rupiah
Suara Pecari |
Bank Indonesia (BI) mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying dolar AS karena pelemahan nilai tukar rupiah. Menurut Direktur Departemen Pendalaman Pasar Keuangan Bank Indonesia, Ruth A.Cussoy Intama, banyak masyarakat yang membeli dolar AS karena khawatir nilai tukar rupiah akan terus melemah.
Ruth menjelaskan bahwa masyarakat sebaiknya tidak membeli dolar AS sekarang jika mereka baru membutuhkannya tiga bulan ke depan. BI juga telah memperketat pembelian valas per bulan per satu orang.
Menurut Ruth, jika nilai tukar rupiah terus melemah, maka seluruh lapisan masyarakat akan menderita. BI telah memprakirakan bahwa rupiah akan kembali menguat pada Juli-Agustus mendatang.
Pada saat ini, BI harus hadir di pasar dan mengimbau masyarakat untuk tenang dan tidak panic buying. Dengan demikian, ekspektasi dan demand dapat diredam.
Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan hari Jumat kembali menyentuh level Rp17.000 per dolar AS. BI berharap masyarakat dapat bersabar dan tidak terpengaruh oleh pelemahan nilai tukar rupiah.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












