BRI Peduli Bangun Jalan Beton di Desa Bebetin: Akses Petani Lancar, Ekonomi Tumbuh
Suara Pecari | Singaraja, 1 Juli 2026 – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. melalui Branch Office Singaraja meresmikan pembangunan jalan beton di Desa Bebetin, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Bali. Program yang merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) BRI Peduli ini menelan anggaran sebesar Rp250 juta. Jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer ini menjadi jalur utama bagi petani untuk mengangkut hasil perkebunan dan pertanian dari lahan ke pusat penjualan. Sebelumnya, jalan tersebut masih berupa tanah yang kerap becek saat hujan, menyulitkan mobilitas dan distribusi hasil panen.
Latar Belakang dan Kebutuhan Infrastruktur Desa
Desa Bebetin terletak di dataran rendah dengan mayoritas penduduk berprofesi sebagai petani padi dan pekebun buah-buahan seperti durian, rambutan, dan manggis. Selama bertahun-tahun, akses menuju lahan pertanian di Banjar Dinas Manuksesa hanya berupa jalan tanah yang rusak parah saat musim hujan. Kondisi ini menyebabkan petani kesulitan mengangkut hasil panen, sering kali harus memikul hasil bumi dalam jarak jauh atau menggunakan kendaraan yang berisiko mogok. Akibatnya, biaya transportasi membengkak dan hasil panen kerap rusak sebelum sampai ke tangan pembeli.
Pemerintah desa setempat sebenarnya telah melakukan betonisasi swadaya, namun belum menjangkau seluruh titik. Ketiadaan sambungan yang menyeluruh membuat sebagian ruas tetap menjadi ‘lumpur’ ketika hujan turun. BRI hadir untuk melengkapi infrastruktur tersebut, menyambung betonisasi yang sudah ada sehingga terbentuk jaringan jalan yang utuh dan layak pakai sepanjang tahun.
Kronologi Pembangunan
Proyek pembangunan jalan beton ini dimulai pada awal Januari 2026 dengan melibatkan masyarakat setempat sebagai tenaga kerja. Sistem padat karya ini tidak hanya mempercepat pengerjaan, tetapi juga memberikan penghasilan tambahan bagi warga. Selama lima bulan pengerjaan, cuaca hujan menjadi kendala utama, menyebabkan beberapa kali penundaan. Namun, berkat koordinasi yang baik antara BRI, perangkat desa, dan warga, proyek berhasil rampung tepat waktu pada akhir Mei 2026. Peresmian dilakukan pada awal Juli 2026 oleh Regional CEO BRI Region 17 Denpasar, Hery Noercahya, bersama Perbekel Bebetin, Gede Susanta.
| Tahapan | Waktu | Keterangan |
|---|---|---|
| Perencanaan dan survei | Desember 2025 | Identifikasi titik-titik kritis jalan tanah |
| Pengerjaan fisik | Januari – Mei 2026 | Melibatkan 30 warga setempat |
| Peresmian | 1 Juli 2026 | Diresmikan oleh Regional CEO BRI Region 17 |
Dampak Langsung bagi Petani
Kelian Banjar Dinas Manuksesa, Made Budiasa, mengungkapkan bahwa sekitar 150 kepala keluarga (KK) petani di wilayahnya kini dapat menikmati jalan beton. Sebelumnya, saat musim panen, mereka harus menunggu hingga jalan agak kering atau menggunakan cara manual yang melelahkan. “Sekarang, dengan jalan beton, truk pengangkut bisa masuk langsung ke lahan. Biaya transportasi turun drastis, dan hasil panen tidak lagi rusak karena terhantam jalan berlubang,” ujar Made Budiasa saat ditemui di lokasi.
Petani seperti Nyoman Suardana (45) merasakan langsung manfaatnya. “Dulu, saya harus memikul durian sejauh 500 meter ke jalan utama. Sekarang, pembeli bisa datang langsung ke kebun, harga jual pun lebih baik karena buah tidak memar,” katanya. Peningkatan akses ini juga memungkinkan petani untuk menjual hasil bumi ke pasar di luar desa tanpa perantara, sehingga margin keuntungan lebih besar.
Perspektif Ekonomi dan Sosial
Regional CEO BRI Region 17 Denpasar, Hery Noercahya, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur dasar merupakan bentuk dukungan nyata BRI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor pertanian. “Melalui program BRI Peduli, kami ingin menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Bantuan betonisasi jalan akses pertanian dan perkebunan di Desa Bebetin diharapkan mampu meningkatkan konektivitas, memperlancar mobilitas petani, serta mempermudah distribusi hasil pertanian sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya dalam sambutan peresmian.
Ia menambahkan bahwa BRI tidak hanya berperan sebagai lembaga intermediasi keuangan, tetapi juga berkomitmen mendukung pembangunan berkelanjutan. “Kami percaya bahwa pembangunan infrastruktur yang memadai akan membuka lebih banyak peluang ekonomi. Karena itu, BRI akan terus hadir dan tumbuh bersama masyarakat melalui program pemberdayaan yang selaras dengan kebutuhan di setiap daerah,” imbuhnya.
Apresiasi dari Pemerintah Desa
Perbekel Bebetin, Gede Susanta, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BRI. Menurutnya, pembangunan jalan beton ini sangat membantu masyarakat, khususnya para petani. “Kami mengucapkan terima kasih kepada BRI yang telah membantu pembangunan infrastruktur di Desa Bebetin. Jalan ini sangat penting bagi masyarakat, terutama petani. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, akses menuju lahan pertanian menjadi lebih mudah dan proses pengangkutan hasil panen juga semakin lancar,” katanya. Gede Susanta berharap dukungan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat desa melalui pembangunan infrastruktur yang tepat sasaran.
Manfaat Jangka Panjang
Infrastruktur jalan yang baik tidak hanya memudahkan mobilitas petani, tetapi juga membuka akses bagi layanan kesehatan, pendidikan, dan ekonomi lainnya. Anak-anak di Banjar Dinas Manuksesa kini dapat pergi ke sekolah dengan lebih aman, sementara warga yang sakit dapat dibawa ke puskesmas tanpa khawatir jalan licin. Selain itu, jalan beton juga meningkatkan nilai tanah di sekitar area pertanian, memberikan keuntungan ekonomi tambahan bagi pemilik lahan.
Program BRI Peduli di Desa Bebetin merupakan contoh konkret bagaimana sektor swasta dapat bersinergi dengan pemerintah desa dan masyarakat untuk mengatasi masalah infrastruktur yang menghambat pertumbuhan ekonomi. Dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan warga, proyek ini tidak hanya membangun jalan, tetapi juga membangun kemandirian dan kebanggaan masyarakat.
Penutup
Di bawah terik matahari Singaraja, jalan beton yang mulus membentang di antara hamparan sawah dan kebun. Para petani melintas dengan sepeda motor bermuatan hasil bumi, senyum merekah di wajah mereka. BRI Peduli telah menorehkan jejak nyata di Desa Bebetin, membuktikan bahwa investasi pada infrastruktur dasar adalah investasi pada masa depan. Jalan ini bukan sekadar beton, melainkan urat nadi ekonomi yang akan terus mengalirkan kesejahteraan bagi generasi mendatang.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












