Asia Bergolak: Dari Krisis Energi India hingga Parade Boneka Raksasa di London

Asia Bergolak: Dari Krisis Energi India hingga Parade Boneka Raksasa di London

Suara Pecari | Asia, benua yang kaya akan budaya dan dinamika ekonomi, kembali menjadi sorotan dunia. Dalam sepekan terakhir, sejumlah peristiwa penting terjadi di berbagai belahan Asia, mulai dari krisis energi yang melanda India hingga persiapan kontes musik Eurovision Asia, serta langkah strategis Korea Selatan dalam akuisisi kapal selam nuklir. Sementara itu, di London, parade boneka raksasa India justru menjadi daya tarik wisata yang memukau. Berikut rangkuman berita dari berbagai sumber.

Krisis Energi India: Dari LPG hingga Listrik

India saat ini menghadapi krisis energi yang serius. Tiga bulan setelah konflik di Asia Barat, kelangkaan minyak mentah mulai berdampak pada hampir seluruh sektor kehidupan. Di kota-kota besar seperti Mumbai, Delhi, dan Bengaluru, pasokan gas LPG masih tersedia meski dengan antrean panjang. Namun, di kota-kota kecil, pemandangan antrean panjang di depot LPG sudah menjadi pemandangan biasa. Dampaknya meluas: sekitar 20 persen hotel dan restoran di sebagian wilayah Mumbai terpaksa tutup atau mengurangi operasi akibat biaya energi yang melambung. Di Morbi, Gujarat, sekitar 170 pabrik dilaporkan berhenti beroperasi, mempengaruhi hampir 100 ribu pekerja. Banyak pedagang kecil beralih ke kompor listrik, menyebabkan lonjakan penjualan induksi dan infrared cooktop dari 2.000 unit per hari menjadi 100-200 ribu unit. Namun, peralihan ini justru memperburuk krisis listrik karena permintaan melonjak sementara pasokan bahan bakar untuk pembangkit listrik terbatas. Pemerintah India pun terpaksa memberlakukan Undang-Undang Komoditas Esensial 1955 untuk mengalihkan pasokan gas alam ke sektor prioritas. Di Andhra Pradesh, mekanisme penjatahan bahan bakar diterapkan: truk jarak jauh dan bus antarnegara bagian hanya boleh membeli 200 liter solar per transaksi, sementara di Uttar Pradesh, solar dibatasi 5 liter per pelanggan. Krisis ini menunjukkan betapa rentannya perekonomian Asia terhadap gejolak energi global.

Korea Selatan dan Ambisi Kapal Selam Nuklir

Sementara itu, di Asia Timur, Korea Selatan mengumumkan rencana ambisius untuk membangun kapal selam bertenaga nuklir pada pertengahan 2030-an. Kesepakatan ini merupakan hasil dari pertemuan di Gyeongju, kota kuno yang terkenal dengan makam kerajaannya, di mana Amerika Serikat akhirnya menyetujui aspirasi Korea Selatan. Meski mirip dengan program AUKUS Australia, Korea Selatan mengambil jalur yang berbeda dalam pembangunan kapal selamnya. Langkah ini menunjukkan betapa pentingnya keamanan maritim di kawasan Asia, terutama mengingat ketegangan di Semenanjung Korea dan Laut China Selatan.

Eurovision Asia: Bangladesh dan Korea Selatan Umumkan Seleksi

Dunia hiburan Asia juga bergairah. Bangladesh dan Korea Selatan baru saja mengumumkan proses seleksi nasional untuk Eurovision Song Contest Asia yang akan digelar di Bangkok, Thailand, pada 14 November 2026. Bangladesh melalui penyiar NTV dan produser Bongo membuka pendaftaran dari 10 Mei hingga 10 Juni, dengan 12 finalis akan diumumkan pada 21 Juni. Korea Selatan melalui saluran ENA mencari perwakilan dengan mengundang warga negara Korea berusia 18 tahun ke atas untuk mengirimkan lagu orisinal. Menariknya, pemenang Eurovision Asia akan mendapatkan tempat di babak final Eurovision utama tahun depan di Bulgaria.

Parade Boneka Raksasa India di London

Di London, parade boneka raksasa India yang disebut ‘Giants on the Move’ memukau warga dan wisatawan di Exhibition Road, South Kensington. Acara gratis ini merupakan bagian dari Great Exhibition Road Festival yang merayakan 175 tahun Great Exhibition. Disutradarai oleh Dadi Pudumjee, dalang ternama India yang telah berkarya selama lima dekade, parade ini menampilkan boneka setinggi 10 meter, perkusi langsung, dan patung bergerak. Pudumjee, penerima penghargaan Padma Shri, mengatakan bahwa acara ini merupakan perayaan imersif dari gerakan, partisipasi, dan seni publik yang terinspirasi dari tradisi pembuatan boneka India. Acara ini juga menunjukkan bagaimana seni Asia mampu menembus batas geografis dan budaya.

Kebijakan Moneter RBI: Stabilitas di Tengah Ketidakpastian

Di sektor ekonomi, Reserve Bank of India (RBI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga repo di 5,25 persen untuk keempat kalinya berturut-turut. Keputusan ini diambil di tengah meningkatnya risiko geopolitik, harga minyak mentah yang tinggi, dan kekhawatiran inflasi. RBI juga merevisi proyeksi inflasi FY27 menjadi 5,1 persen dari sebelumnya 4,6 persen, serta menurunkan proyeksi pertumbuhan GDP menjadi 6,6 persen dari 6,9 persen. Langkah ini menunjukkan kehati-hatian bank sentral dalam menghadapi tekanan ekonomi global yang juga mempengaruhi negara-negara Asia lainnya.

Kesimpulannya, Asia saat ini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, krisis energi dan ketidakpastian ekonomi menjadi tantangan serius. Di sisi lain, kreativitas budaya dan ambisi teknologi terus berkembang. Dari krisis LPG di India hingga parade boneka di London, dari kapal selam nuklir Korea hingga panggung Eurovision, Asia menunjukkan kompleksitas dan dinamika yang tak pernah berhenti menarik perhatian dunia.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan