PM India Narendra Modi Janjikan Restorasi Kompleks Candi Prambanan Rampung Sebelum 2029
Suara Pecari, Yogyakarta, 27 Juli 2026 – Perdana Menteri India Narendra Modi memastikan proyek restorasi Kompleks Candi Prambanan akan selesai sebelum tahun 2029. Dalam kunjungannya ke Yogyakarta pada Kamis, 9 Juli 2026, Modi bersama Presiden Prabowo Subianto meresmikan dimulainya proyek konservasi dan restorasi situs warisan dunia UNESCO tersebut. Modi bahkan berjanji akan kembali ke Indonesia untuk meresmikan hasil restorasi bersama Prabowo. “Hari ini sahabat saya Presiden Prabowo juga meminta saya berjanji bahwa pekerjaan ini harus selesai sebelum tahun 2029 dan saya harus kembali lagi ke Indonesia untuk meresmikan kompleks candi ini setelah restorasi selesai,” ujar Modi di hadapan para tamu.
Latar Belakang Sejarah dan Kerja Sama Budaya
Candi Prambanan, yang dibangun pada abad ke-9, merupakan kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia dan salah satu situs Warisan Dunia UNESCO sejak 1991. Keindahan arsitektur dan nilai spiritualnya telah menjadikannya ikon budaya yang menghubungkan Indonesia dan India selama lebih dari 1.200 tahun. Kerja sama restorasi ini bukanlah yang pertama; sebelumnya, India telah membantu pemugaran Candi Prambanan pada era 1990-an. Kini, proyek baru ini melibatkan tim arkeolog dan konservator dari kedua negara untuk memperbaiki struktur, mengatasi kerusakan akibat cuaca, dan meningkatkan fasilitas pengunjung.
Komitmen Modi dan Rencana Restorasi
Modi menekankan bahwa restorasi Prambanan adalah bagian dari upaya bersama dalam menjaga warisan budaya yang telah mengikat kedua bangsa. “Warisan budaya negeri ini mengingatkan kami pada warisan budaya yang kami miliki di India. Warisan budaya yang menyatukan kedua bangsa kita, dan selama lebih dari 1.200 tahun masyarakat di negeri ini telah menjaganya dengan komitmen, ketekunan, dan pengabdian,” kata Modi. Ia juga memuji perencanaan Presiden Prabowo yang dinilainya strategis dan matang. “Presiden Prabowo adalah seorang prajurit, sehingga dia memahami bagaimana menyusun sebuah perencanaan. Dengan perencanaan itu, saya yakin restorasi pekerjaan akan selesai lebih cepat dari target,” tambahnya.
Tahapan dan Target Proyek Restorasi
| Tahap | Deskripsi | Target Waktu |
|---|---|---|
| 1 | Pemetaan dan diagnosis struktur candi | 2026-2027 |
| 2 | Perbaikan batuan dan fondasi | 2027-2028 |
| 3 | Restorasi ornamen dan relief | 2028-2029 |
| 4 | Peresmian dan pembukaan untuk publik | Akhir 2029 |
Kronologi Kunjungan dan Acara Peresmian
- 9 Juli 2026: PM Modi tiba di Yogyakarta. Acara peresmian dimulai dengan sambutan dari Presiden Prabowo.
- 9 Juli 2026: Modi dan Prabowo meninjau langsung kompleks candi, diikuti dengan doa bersama.
- 9 Juli 2026: Dalam pidatonya, Modi mengumumkan janji restorasi selesai sebelum 2029 dan akan kembali ke Indonesia untuk peresmian.
- 26 Juli 2026: Kementerian Pariwisata Indonesia mengkonfirmasi timeline proyek dan target jumlah wisatawan.
Dampak dan Implikasi Restorasi
Restorasi ini diprediksi akan memberikan dampak signifikan pada sektor pariwisata dan hubungan bilateral Indonesia-India. Berdasarkan data Kementerian Pariwisata, kunjungan wisatawan India ke Indonesia pada 2025 mencapai 1,2 juta orang, dan angka ini diperkirakan meningkat 30% setelah proyek rampung. Selain itu, restorasi ini memperkuat posisi Indonesia sebagai tujuan wisata budaya di Asia. Dari sisi diplomatik, proyek ini menjadi simbol kemitraan strategis kedua negara, terutama dalam bidang kebudayaan dan pendidikan. Beberapa implikasi lain meliputi:
- Ekonomi: Meningkatnya investasi India di sektor perhotelan dan infrastruktur pendukung pariwisata di Yogyakarta.
- Kebudayaan: Program pertukaran ahli konservasi antara Indonesia dan India serta penelitian bersama tentang seni Hindu kuno.
- Masyarakat: Peningkatan kesadaran akan pentingnya pelestarian cagar budaya di kalangan generasi muda.
Penutup
Janji PM Modi untuk menyelesaikan restorasi Candi Prambanan sebelum 2029 bukan sekadar komitmen diplomatis, melainkan wujud nyata dari ikatan sejarah yang membentang lebih dari satu milenium. Dengan dukungan penuh dari Presiden Prabowo, proyek ini diharapkan tidak hanya memulihkan kemegahan fisik candi, tetapi juga memperkuat jembatan budaya antara dua bangsa. Saat langit senja menyelimuti Prambanan, mantra-mantra kuno yang terlantunkan Modi di kawasan suci itu seolah mengingatkan bahwa warisan budaya adalah milik bersama yang harus dijaga untuk generasi mendatang.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










