Kisah Haru Putri Ba: Putri Raja Thailand yang Wafat Setelah Tiga Tahun Koma
Suara Pecari | Profil Putri Ba, Anak Raja Thailand yang Wafat Setelah Tiga Tahun Koma menjadi sorotan dunia setelah ribuan warga Thailand memadati jalanan Bangkok untuk memberikan penghormatan terakhir. Putri Bajrakitiyabha Narendira Debyavati, yang akrab disapa Putri Ba, meninggal dunia pada Kamis (11/6/2026) di usia 47 tahun setelah menjalani perawatan intensif selama lebih dari tiga tahun akibat gangguan jantung. Jenazahnya dibawa dari Rumah Sakit Chulalongkorn menuju Istana Agung Bangkok dalam prosesi khidmat sepanjang 10 kilometer pada Sabtu (13/6/2026).
Profil Putri Ba, Anak Raja Thailand yang Wafat Setelah Tiga Tahun Koma menggambarkan kehidupan seorang putri yang tidak hanya dikenal karena statusnya, tetapi juga dedikasinya di bidang hukum dan diplomasi. Putri Ba lahir pada 7 Desember 1978 sebagai putri tunggal dari pernikahan pertama Raja Maha Vajiralongkorn dengan Putri Soamsawali. Ia menempuh pendidikan di Inggris, Thailand, dan Amerika Serikat, meraih gelar master dan doktor hukum dari Cornell University. Kariernya sebagai jaksa di Kantor Kejaksaan Agung Thailand dan duta besar untuk Austria menunjukkan komitmennya terhadap keadilan dan hak asasi manusia.
Profil Putri Ba, Anak Raja Thailand yang Wafat Setelah Tiga Tahun Koma juga menyoroti perannya dalam garis suksesi kerajaan. Sebagai putri sulung raja, ia merupakan salah satu anggota keluarga kerajaan yang paling aktif dalam tugas publik. Namun, takdir berkata lain. Pada Desember 2022, ia tiba-tiba pingsan saat melatih anjing-anjingnya di Provinsi Nakhon Ratchasima akibat detak jantung tidak teratur yang disebabkan infeksi mycoplasma. Sejak saat itu, ia berada dalam kondisi koma hingga akhirnya meninggal dunia karena infeksi perut dan komplikasi lainnya.
Kepergian Putri Ba meninggalkan duka mendalam bagi rakyat Thailand. Ribuan pelayat mengenakan pakaian hitam berbaris di sepanjang rute prosesi meskipun cuaca Bangkok sangat panas. Banyak yang menangis dan mengikuti ritual Buddhis menuangkan air suci sebagai penghormatan. Raja Maha Vajiralongkorn dan Ratu Suthida memimpin langsung iring-iringan tersebut. Pemerintah Thailand memerintahkan seluruh pejabat negara mengenakan pakaian hitam dan mengibarkan bendera setengah tiang selama 15 hari. Prosesi ini juga menggunakan kendaraan yang sama dengan yang digunakan untuk membawa jenazah Raja Bhumibol Adulyadej pada 2016.
Wafatnya Putri Ba menjadi kehilangan besar kedua bagi keluarga kerajaan Thailand dalam beberapa bulan terakhir setelah Ratu Sirikit meninggal pada Oktober lalu. Hingga saat ini, Raja Vajiralongkorn belum mengumumkan penerus takhta secara resmi, meskipun aturan suksesi tradisional lebih mengutamakan pewaris laki-laki. Profil Putri Ba, Anak Raja Thailand yang Wafat Setelah Tiga Tahun Koma memberikan gambaran tentang seorang putri yang berdedikasi tinggi dan dicintai rakyatnya, yang wafat setelah perjuangan panjang melawan penyakit.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












