Anya Taylor-Joy: Dari ‘Lethal Elf’ di Middle-earth hingga Bintang di Final Piala Dunia 2026

Anya Taylor-Joy: Dari ‘Lethal Elf’ di Middle-earth hingga Bintang di Final Piala Dunia 2026

Suara Pecari, Anya Taylor-Joy kembali menjadi sorotan dunia hiburan dalam beberapa pekan terakhir. Aktris berusia 30 tahun ini tidak hanya meramaikan Final Piala Dunia 2026 di New Jersey, tetapi juga bersiap memerankan karakter Elf bernama Seren dalam film The Lord of the Rings: The Hunt for Gollum. Minggu yang padat dan penuh kejutan bagi bintang serial Lucky tersebut.

Kehadiran Anya Taylor-Joy di MetLife Stadium (berganti nama menjadi New York New Jersey Stadium selama turnamen) pada 19 Juli 2026 menjadi salah satu momen yang banyak dibicarakan. Ia hadir bersama suaminya, Malcolm McRae, untuk menyaksikan pertandingan seru antara Spanyol dan Argentina. Meski Spanyol akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 1-0, sorotan kamera justru banyak tertuju pada deretan selebritas yang memadati tribun, termasuk Anya Taylor-Joy yang terlihat anggun dalam balutan busana kasual namun elegan.

Tak lama setelah kemunculannya di ajang olahraga global, Anya Taylor-Joy juga menghebohkan jagat maya dengan pengakuannya tentang peran barunya di Middle-earth. Dalam wawancara dengan Variety di pemutaran perdana serial Lucky, ia mengungkapkan bahwa dirinya belum pernah membaca novel The Lord of the Rings karya J.R.R. Tolkien. “Saya dulu punya pemikiran keliru bahwa seseorang hanya boleh menjadi penggemar salah satu antara Harry Potter atau Lord of the Rings. Tapi setelah menonton trilogi film selama pandemi, saya sadar kita bisa mencintai keduanya,” ujarnya sambil tersenyum.

Di film yang disutradarai Andy Serkis tersebut, Anya Taylor-Joy akan memerankan Seren, seorang Sindar Elf dari Woodland Realm yang merupakan tangan kanan Raja Thranduil. Ia bercanda, “Jika nisan saya nanti bisa bertuliskan ‘Lethal Elf’, saya merasa sudah melakukan pekerjaan yang bagus di planet ini.” Produksi film dijadwalkan dimulai pada 2026 dan akan tayang pada 17 Desember 2027, menandai kembalinya petualangan epik Middle-earth ke layar lebar setelah lebih dari satu dekade.

Sementara itu, proyek televisi terbaru Anya Taylor-Joy, serial Lucky, juga menuai perhatian. Dalam serial yang dibintanginya sekaligus diproduseri, ia berperan sebagai karakter kompleks yang membutuhkan pendalaman emosi mendalam. Dalam wawancara dengan NPR, Anya Taylor-Joy mengaku bahwa proses produksi Lucky memberinya pengalaman baru sebagai kreator di balik layar. “Saya belajar banyak tentang bagaimana sebuah cerita benar-benar dibentuk dari awal,” katanya.

Di tengah kesibukannya di dunia akting dan produksi, Anya Taylor-Joy tetap meluangkan waktu untuk menghadiri acara-acara besar seperti Final Piala Dunia. Kehadirannya bersama deretan bintang lain seperti Beyoncé, Jay-Z, Timothée Chalamet, dan Victoria Beckham menunjukkan betapa besarnya pengaruh Anya Taylor-Joy di kancah internasional. Tak heran jika namanya selalu menjadi perbincangan hangat, baik di industri film maupun di kalangan penggemar sepak bola.

Dengan segudang proyek yang sedang berjalan, Anya Taylor-Joy membuktikan bahwa dirinya bukan sekadar aktris berbakat, melainkan juga seorang entertainer serba bisa yang mampu menyeimbangkan karier di layar lebar, televisi, hingga menjadi ikon gaya di ajang olahraga dunia. Masa depannya di Hollywood tampak semakin cerah, dan para penggemar tentu tak sabar menantikan aksinya sebagai ‘Lethal Elf’ di Middle-earth.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *