Pemkot Banda Aceh Tingkatkan Imunisasi Melalui Strategi ‘Jemput Bola’

Suara Pecari | Cakupan imunisasi dasar lengkap di Banda Aceh masih rendah, dengan hanya mencapai 34 persen pada tahun ini. Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menyatakan bahwa hal ini menjadi tantangan besar bagi pemerintah daerah menjelang tahun 2025. Banyak anak-anak di kota ini masih belum mendapatkan perlindungan dari penyakit berbahaya akibat rendahnya angka imunisasi.

Data menunjukkan bahwa sekitar 63 persen anak di Banda Aceh berstatus zero dose, yang artinya mereka belum menerima vaksinasi dasar lengkap. Kondisi ini berpotensi meningkatkan penyebaran penyakit menular di masyarakat, seperti yang telah terjadi pada kasus campak yang mencapai 119 kasus, serta meningkatnya angka pertusis dan tuberkulosis dengan lebih dari 1.600 kasus tercatat.

Pemerintah Kota Banda Aceh berupaya memperkuat layanan kesehatan primer melalui Puskesmas dan Posyandu untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap imunisasi. Mereka melakukan pemetaan sasaran hingga tingkat gampong dengan pendekatan ‘by name by address’ untuk memastikan data anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi akurat dan tidak ada yang terlewatkan.

Illiza menekankan pentingnya pendekatan ‘door-to-door’ yang dilakukan oleh kader Posyandu dan petugas kesehatan. Pendekatan ini bertujuan untuk memberikan informasi yang lebih lengkap kepada keluarga mengenai manfaat imunisasi. Ia mengungkapkan bahwa sering kali keluarga bukan menolak imunisasi, tetapi kurang mendapatkan informasi yang utuh.

Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono, menjelaskan bahwa Aceh akan menjadi contoh dalam kebangkitan imunisasi nasional, terutama dari wilayah barat Indonesia. Ia berharap, Aceh dapat menunjukkan peningkatan cakupan imunisasi yang dapat menjadi teladan bagi daerah lain di Indonesia.

Dengan upaya yang terus dilakukan oleh Pemerintah Kota Banda Aceh, diharapkan cakupan imunisasi dasar lengkap dapat meningkat, sehingga anak-anak di daerah ini mendapatkan perlindungan yang mereka butuhkan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan