BNN Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Ganja Impor, Diduga untuk Liquid Vape

BNN Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Ganja Impor, Diduga untuk Liquid Vape

Suara Pecari | Badan Narkotika Nasional (BNN) RI berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis kuncup bunga ganja (cannabis buds) seberat 3,37 ton di Pergudangan Prambanan Bizland, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, pada Kamis (27/6/2026). Pengungkapan ini merupakan hasil kerja sama intelijen antara BNN, Bea Cukai, dan aparat penegak hukum lainnya. Narkotika yang berasal dari Thailand tersebut diduga kuat akan diolah menjadi bahan baku liquid (cartridge) rokok elektrik atau vape, menandai tren baru dalam penyalahgunaan narkotika yang menyasar gaya hidup generasi muda.

Kronologi Pengungkapan

Berdasarkan informasi intelijen yang diterima BNN, pengiriman ganja dalam jumlah besar direncanakan masuk melalui jalur impor resmi. Petugas Bea Cukai di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, menemukan kejanggalan pada komoditas saat pemeriksaan menggunakan X-ray. Setelah dilakukan tes, barang tersebut positif mengandung narkotika. Selanjutnya, BNN melakukan kontrol pengiriman hingga barang tiba di gudang tujuan di Gresik. Di lokasi, petugas mengamankan empat kontainer yang berisi campuran 500 koper dan 80 bal kardus produk lateks, di antaranya disembunyikan ganja. Selain di Gresik, pengungkapan juga dilakukan di Purwakarta dengan barang bukti sekitar 20 kilogram.

Modus Operandi Jaringan Internasional

Kepala BNN RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto, menjelaskan bahwa barang haram tersebut disamarkan di antara tumpukan koper dan produk lateks, lengkap dengan dokumen kepabeanan yang tampak sah. “Seakan-akan negara dikelabui oleh administrasi yang begitu rapi,” ujarnya. Jaringan ini melibatkan sindikat internasional dari China, Malaysia, Thailand, dan Indonesia. Pelaku menggunakan jalur impor resmi untuk mengelabui petugas, memanfaatkan celah dalam sistem kepabeanan.

Dampak dan Ancaman bagi Generasi Muda

Menurut Kepala BNN, ganja tersebut direncanakan menjadi bahan baku ekstrak tetrahydrocannabinol (THC) yang akan digunakan sebagai cairan isi ulang vape. “Inilah tantangan baru yang harus kita hadapi bersama. Ketika narkotika berusaha masuk melalui lifestyle, gaya hidup, teknologi, dan tren konsumsi generasi muda kita,” tegas Suyudi. Dengan modus ini, narkotika dikemas dalam bentuk yang lebih menarik dan mudah dikonsumsi, meningkatkan risiko penyalahgunaan di kalangan anak muda.

Data Barang Bukti dan Tersangka

Jenis Barang Bukti Jumlah
Kuncup bunga ganja (cannabis buds) 3,37 ton
Kontainer 4 unit
Koper 500 buah
Bal kardus produk lateks 80 bal
Tersangka diamankan 12 orang
WNA terlibat 1 orang (inisial A)

Dari pengungkapan ini, BNN menyelamatkan potensi penyalahgunaan terhadap 10.114.200 jiwa generasi bangsa serta mencegah potensi kerugian ekonomi hingga Rp 4,585 triliun.

Peran Bea Cukai dan Kerja Sama Internasional

Dirjen Bea Cukai RI, Jaka Budi Utama, menyatakan bahwa bisnis narkotika ini merupakan bagian dari jaringan internasional. Penyelundupan terungkap setelah petugas menemukan anomali pada komoditas saat pemeriksaan X-ray di Pelabuhan Tanjung Priok. “Sehingga kami melakukan cek ataupun tes terhadap barang yang dicurigai, setelah ditentukan bahwa itu adalah merupakan barang terlarang, kita berkoordinasi dengan ketat dengan BNN. Sehingga dilakukan kontrol delivery sampai dengan ke Gresik ini,” kata Jaka. Saat ini, tim gabungan masih memburu pelaku lain, termasuk WNA yang telah melarikan diri ke negara tetangga.

Implikasi dan Langkah Antisipasi ke Depan

Pengungkapan ini menunjukkan bahwa sindikat narkotika semakin canggih dalam menyembunyikan barang haram. Mereka memanfaatkan dokumen resmi dan modus penyamaran di antara barang legal. BNN dan Bea Cukai akan meningkatkan pengawasan di pelabuhan dan jalur impor, serta memperkuat kerja sama intelijen dengan negara lain. Selain itu, edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, tentang bahaya narkotika dalam bentuk liquid vape perlu digencarkan.

Poin Penting yang Perlu Dicermati

  • Ganja impor dari Thailand dijadikan bahan baku liquid vape, menargetkan gaya hidup anak muda.
  • Modus penyelundupan menggunakan dokumen kepabeanan palsu dan penyamaran di antara barang legal.
  • Jaringan internasional melibatkan China, Malaysia, Thailand, dan Indonesia.
  • 12 tersangka diamankan, satu WNA masih dalam pengejaran.
  • Potensi penyelamatan 10 juta jiwa dan kerugian ekonomi Rp 4,585 triliun.

Penutup: Keberhasilan BNN dan Bea Cukai dalam menggagalkan penyelundupan 3,37 ton ganja ini menjadi tamparan keras bagi sindikat narkotika internasional. Namun, perang melawan narkoba belum usai. Masyarakat diharapkan tetap waspada dan berperan aktif dalam melaporkan aktivitas mencurigakan. Generasi muda adalah aset bangsa, dan melindungi mereka dari jerat narkotika adalah tanggung jawab kita bersama.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan