Polisi Tangkap Jukir di Jakbar yang Ancam Pukuli Pemotor yang Tak Bayar Rp 5000
Suara Pecari, Jakarta Barat – Seorang juru parkir berinisial MS ditangkap polisi setelah mengancam memukul seorang pemotor yang menolak membayar tarif parkir Rp 5.000 di Pasar Mitra Jembatan Lima, Tambora. Kejadian itu viral setelah korban merekam dan mengunggahnya di media sosial.
Peristiwa Ancaman dan Penangkapan
Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (8/8) sekitar pukul 14.00 WIB. Korban, Rendy Budiharto, memarkirkan motor untuk berbelanja perlengkapan membuat kue. Saat hendak pulang, Rendy didatangi MS yang meminta bayaran Rp 5.000 untuk tarif parkir. Rendy menolak karena biasanya ia hanya membayar Rp 2.000. Meski sempat memberikan uang Rp 2.000, MS menolak dan terjadi cekcok hingga MS mengancam akan memukul Rendy.
Rendy merekam kejadian ini dan mengunggahnya di Instagram hingga menjadi viral. Selanjutnya, Rendy menghubungi layanan kepolisian 110 dan diarahkan untuk membuat pengaduan ke Polsek Tambora. Polisi kemudian melakukan pencarian dan berhasil menemukan MS di sekitar area parkir pasar tersebut dan langsung mengamankan pelaku.
Hasil Pemeriksaan dan Status Pelaku
Kapolsek Tambora AKP Wahyu Hidayat menyampaikan bahwa MS kini diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait dugaan pemerasan sesuai Pasal 482 KUHP. Selain itu, hasil tes urine menunjukkan MS positif menggunakan narkoba jenis amphetamin.
Konteks dan Implikasi
Kasus ini menyoroti permasalahan tarif parkir tidak resmi yang berpotensi menimbulkan konflik antara juru parkir dan pengguna kendaraan. Ancaman kekerasan yang dilakukan oleh juru parkir menimbulkan keresahan di masyarakat dan menjadi perhatian aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti secara tegas.
Penindakan terhadap pelaku juga menunjukkan keseriusan pihak kepolisian dalam mengatasi praktik pemerasan dan kekerasan di ruang publik, sekaligus menangani isu penyalahgunaan narkoba yang ditemukan pada pelaku.
Peran Masyarakat dan Penegakan Hukum
Masyarakat diharapkan dapat melaporkan tindakan pemerasan atau ancaman kekerasan yang terjadi di lingkungan sekitar kepada aparat berwenang agar penegakan hukum dapat berjalan efektif. Kepolisian terus berupaya memberikan rasa aman dan menegakkan aturan yang berlaku demi terciptanya ketertiban dan keamanan publik.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.









