Polda Metro Akan Periksa Aisar Khaled Terkait Dugaan Penipuan
Suara Pecari – Polda Metro Jaya akan menjadwalkan pemeriksaan terhadap influencer asal Malaysia, Aisar Khaled, terkait laporan dugaan penipuan investasi yang menimbulkan kerugian sekitar Rp 5,7 miliar.
Fakta Utama Kasus
Laporan dugaan penipuan ini diterima Polda Metro Jaya pada Senin, 14 September 2026. Laporan diajukan oleh kuasa hukum sebuah korporasi yang mengklaim mengalami kerugian investasi sebesar Rp 5,7 miliar. Kerugian ini terkait perjanjian investasi yang ditandatangani pada Februari 2026 antara pelapor dan Aisar Khaled, yang di dalamnya Aisar memiliki kewajiban pembayaran sejumlah uang tersebut.
Proses Pemeriksaan oleh Polda Metro Jaya
Kabid Penmas Polda Metro Jaya AKBP Onkoseno menyampaikan bahwa penyidik tengah menyiapkan administrasi penyelidikan sebelum memanggil saksi dan pihak terkait. Pemanggilan Aisar Khaled menjadi bagian dari agenda pemeriksaan yang akan dijadwalkan oleh penyidik.
“Laporan sudah diterima di Polda. Tim penyelidik akan menyusun administrasi penyelidikan dan melakukan pemeriksaan terhadap saksi yang diajukan,” ujar AKBP Onkoseno pada Selasa, 15 September 2026.
Konteks Penting Kasus
Dugaan penipuan yang dialamatkan kepada Aisar Khaled ini berkaitan dengan perjanjian investasi yang ditandatangani pada awal tahun. Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari Aisar Khaled mengenai laporan tersebut.
Kasus ini menjadi perhatian karena melibatkan figur publik yang dikenal sebagai influencer dari Malaysia dan menyangkut nilai investasi yang cukup besar. Proses hukum yang dijalankan oleh Polda Metro Jaya menunjukkan keseriusan aparat dalam menindak dugaan tindak pidana yang merugikan korporasi dan masyarakat.
Dampak dan Perkembangan Selanjutnya
Pemeriksaan yang akan dilakukan Polda Metro Jaya terhadap Aisar Khaled dan saksi-saksi terkait diharapkan dapat memberikan kejelasan atas dugaan penipuan ini. Langkah ini penting untuk menegakkan hukum dan melindungi kepentingan korban investasi.
Publik dan para pihak terkait menantikan perkembangan lebih lanjut dari proses penyelidikan guna memastikan tindakan hukum berjalan secara adil dan transparan.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.







