Mensesneg: Posisi Said Iqbal di Kabinet Masih Dibahas, Sinyal Kuat Masuk Pemerintahan
Suara Pecari | Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi kembali menegaskan bahwa posisi Presiden Partai Buruh Said Iqbal di kabinet masih dibahas. Pernyataan ini disampaikan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (6/6/2026), menanggapi spekulasi yang berkembang mengenai reshuffle kabinet.
“Sedang didiskusikan, sedang didiskusikan,” ujar Prasetyo singkat saat ditemui wartawan. Ia tidak merinci posisi apa yang mungkin diisi Said Iqbal, namun sebelumnya ia sempat menyebut kemungkinan tokoh buruh itu ditempatkan pada bidang yang berkaitan dengan ketenagakerjaan.
Isu masuknya Said Iqbal ke kabinet Merah Putih semakin menguat setelah beredar kabar bahwa pelantikan akan dilakukan pada Senin, 8 Juni 2026. Meski demikian, Prasetyo membantah adanya rencana pergantian menteri keuangan, namun tidak menutup kemungkinan adanya penambahan kursi kabinet. Mensesneg: posisi Said Iqbal di kabinet masih dibahas, dan hingga saat ini belum ada keputusan final.
Said Iqbal dikenal sebagai tokoh buruh yang vokal memperjuangkan hak pekerja. Ia merupakan lulusan S2 Ekonomi Universitas Indonesia dan pernah menjadi staf di sebuah perusahaan elektronika di Bekasi pada awal kariernya. Perjuangannya berhasil melahirkan program jaminan kesehatan BPJS. Partai Buruh yang dipimpinnya merupakan bagian dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang mendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024.
Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) menyambut positif sinyal ini. Wakil Ketua KSPSI Arnod Sihite mengatakan kehadiran tokoh buruh di pemerintahan dapat menjadi kekuatan tambahan bagi Presiden Prabowo dalam mencari solusi atas berbagai persoalan nasional. “Tokoh buruh tidak lagi hanya memahami persoalan ketenagakerjaan, tetapi juga politik, akademik, hingga pemerintahan,” ujarnya.
Partai Buruh sendiri mendorong pemerintah untuk meninjau kembali Undang-Undang Cipta Kerja, terutama klaster ketenagakerjaan, mewujudkan sistem pengupahan yang layak, menghapus outsourcing, serta melanjutkan reforma agraria dan kedaulatan pangan. Mensesneg: posisi Said Iqbal di kabinet masih dibahas, namun jika terealisasi, langkah ini dinilai strategis untuk mengakomodasi aspirasi buruh.
Di sisi lain, isu reshuffle kabinet juga mencuat dengan nama ekonom Chatib Basri yang disebut-sebut akan menggantikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Namun, Prasetyo Hadi membantah adanya rencana pergantian menteri. Ia menegaskan bahwa Mensesneg: posisi Said Iqbal di kabinet masih dibahas, dan belum ada keputusan terkait perubahan susunan kabinet lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, publik masih menanti kepastian apakah Said Iqbal benar-benar akan dilantik pada Senin mendatang. Yang jelas, sinyal dari Istana sudah cukup kuat, dan berbagai pihak berharap langkah ini dapat membawa angin segar bagi dunia perburuhan di Indonesia.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.









