Daftar 25 Jenderal Bintang 3 Polri Usai Mutasi Terbaru, Nomor 15 Reserse Eks Kasatgas Antimafia Bola
Suara Pecari – Daftar jenderal bintang tiga di Kepolisian Republik Indonesia mengalami perubahan signifikan setelah Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi jabatan pada tahun 2026. Salah satu perubahan penting adalah promosi Kapolda Sulawesi Utara, Rocyke Harry Langie, yang kini menjabat sebagai Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops), menggantikan Komjen Pol Fadil Imran yang memasuki masa pensiun.
Mutasi ini tercantum dalam Surat Telegram Nomor ST/1877/VIII/KEP./2026, yang merupakan bagian dari tiga surat telegram terkait pergeseran jabatan di lingkungan Polri, yaitu ST Nomor 1877, ST Nomor 1878, dan ST Nomor 1789. Secara keseluruhan, terdapat 424 perwira tinggi dan menengah Polri yang mengalami mutasi dalam periode ini. Pergantian posisi ini dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan organisasi, kompetensi, dan tantangan tugas yang dihadapi oleh Korps Bhayangkara.
Profil Jenderal Bintang 3 dan Penugasan
Dengan jabatan baru sebagai Astamaops Kapolri, Rocyke Harry Langie resmi masuk dalam daftar 25 jenderal bintang tiga Polri. Dari jumlah tersebut, sepuluh di antaranya bertugas dalam struktur Korps Bhayangkara, sedangkan sisanya menduduki posisi di berbagai instansi pemerintahan.
Beberapa jenderal bintang tiga yang bertugas di internal Polri antara lain:
- Komjen Pol Wahyu Widada, lulusan terbaik Akademi Kepolisian (Akpol) 1991, kini menjabat sebagai Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri.
- Komjen Pol Dedi Prasetyo, Wakapolri, lulusan Akpol 1990.
Sementara itu, sejumlah jenderal bintang tiga yang menempati posisi di luar struktur Polri meliputi:
- Komjen Pol Suyudi Ari Seto, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).
- Komjen Pol Hendro Pandowo, Inspektur Jenderal Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, yang sebelumnya menjadi sorotan saat memimpin Satgas Antimafia Bola. Satgas ini berperan penting dalam membongkar praktik pengaturan skor dan skandal lain dalam kompetisi sepak bola nasional, mengungkap jaringan mafia yang terlibat.
Signifikansi Mutasi dan Dampaknya
Mutasi jabatan dalam institusi Polri merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier personel. Penempatan pejabat baru disesuaikan dengan kebutuhan organisasi dan tantangan tugas yang terus berkembang. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kinerja Polri dalam menghadapi berbagai isu keamanan dan penegakan hukum di Indonesia.
Dengan adanya mutasi ini, jajaran perwira tinggi Polri diharapkan dapat menjalankan tugasnya secara optimal, baik dalam menjaga keamanan nasional maupun dalam menjalankan fungsi pengawasan dan penegakan hukum di berbagai bidang.
Perubahan struktural ini juga menegaskan komitmen Kepolisian untuk melakukan pembaruan dan adaptasi dalam menghadapi dinamika sosial dan tantangan baru di masa depan.
Daftar lengkap 25 jenderal bintang tiga Polri pasca mutasi ini mencerminkan penyegaran dan distribusi peran yang strategis di tubuh kepolisian serta lembaga terkait, memperkuat sinergi antarinstansi dalam menjaga stabilitas dan keamanan negara.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










