Wartawan Parlemen Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis dan 3 ABK Hilang di Selat Sunda
Suara Pecari, Jakarta – Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) mengadakan doa bersama di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (18/9/2026) sebagai bentuk solidaritas dan harapan bagi lima jurnalis dan tiga anak buah kapal (ABK) yang hilang di perairan Selat Sunda saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.
Kegiatan ini digelar setelah tim SAR resmi menghentikan operasi pencarian pada Kamis (17/9) malam tanpa hasil signifikan. Meski demikian, Ketua KWP, Ariawan, menegaskan komunitas wartawan parlemen tetap optimis dan berharap seluruh korban dapat ditemukan dalam keadaan selamat.
Doa Bersama dan Solidaritas Wartawan
Doa bersama ini diikuti oleh para wartawan yang biasa meliput di lingkungan DPR/MPR/DPD RI. Mereka berkumpul di bawah tangga Gedung Nusantara II untuk memanjatkan doa dan menunjukkan dukungan moral kepada keluarga korban dan sesama rekan seprofesi.
Ariawan menyampaikan apresiasi atas kerja keras tim penyelamat selama 10 hari pencarian dan mengajak masyarakat, khususnya nelayan di pesisir Banten hingga Lampung, untuk aktif melapor apabila menemukan petunjuk atau serpihan yang berkaitan dengan keberadaan para korban.
Identitas Korban dan Upaya Pencarian
Kelima jurnalis yang hilang adalah M. Bagus Khoirunnas (ANTARA Foto), Arie Basuki (Merdeka.com), Donal Husni (fotografer lepas), Yudistiro Pranoto (iNews), dan Firdaus Wajidi (Anadolu Agency). Mereka bersama dengan tiga ABK, yakni kapten kapal Warta, Surakman, dan pemandu Heriyanto, berada di kapal cepat yang hilang kontak sejak Senin (7/9/2026).
Meskipun operasi pencarian resmi dihentikan, KWP dan komunitas wartawan parlemen tetap melakukan upaya komunikasi intensif dengan berbagai organisasi pers nasional untuk mendukung kelanjutan pencarian dan memastikan informasi terkini dapat diperoleh.
Harapan dan Dukungan untuk Keluarga Korban
Ariawan juga menyampaikan belasungkawa dan mendorong keluarga korban untuk tetap tabah dan sabar dalam menghadapi situasi sulit ini. Solidaritas antar jurnalis dan dukungan masyarakat diharapkan dapat memberikan kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan serta membantu proses pencarian.
Upaya pengumpulan informasi dari masyarakat pesisir diharapkan dapat memberikan petunjuk baru terkait keberadaan para korban. KWP mengimbau agar setiap temuan segera dilaporkan kepada wartawan yang berada di lapangan.
Doa bersama ini bukan hanya simbol solidaritas, tetapi juga wujud komitmen komunitas pers untuk terus memperjuangkan keselamatan rekan-rekan mereka yang hilang dalam menjalankan tugas peliputan berisiko.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










