FC Groningen Terlibat Kericuhan Usai Kekalahan dari Ajax di Semifinal Play-Off

FC Groningen Terlibat Kericuhan Usai Kekalahan dari Ajax di Semifinal Play-Off

Suara Pecari | FC Groningen mengalami kekacauan setelah pertandingan semifinal play-off melawan Ajax Amsterdam yang berakhir dengan kekalahan 2-0. Insiden ini terjadi di Stadion Kras, Volendam, pada Kamis malam, saat para suporter Groningen berusaha menerobos barikade menuju area penggemar Ajax.

Video yang beredar di media sosial menunjukkan sekelompok pendukung Groningen mendesak pagar pembatas yang memisahkan mereka dari suporter Ajax. Usaha mereka untuk menerobos menyebabkan beberapa pembatas roboh, memicu reaksi dari Pasukan Mobil (ME) yang segera mengambil langkah untuk mengendalikan situasi.

Petugas keamanan terpaksa menggunakan gas air mata untuk membubarkan kerumunan dan mencegah eskalasi lebih lanjut. Momen ini terjadi di tengah ketegangan yang telah meningkat sebelumnya ketika pemerintah kota Edam-Volendam sempat melarang suporter Groningen untuk hadir setelah kericuhan pada pertandingan sebelumnya melawan Telstar.

Ajax sendiri tampil dominan dalam pertandingan tersebut. Mereka berhasil mengamankan kemenangan berkat gol dari Davy Klaassen dan Jorthy Mokio, yang membawa tim asuhan Oscar García melaju ke final babak play-off UEFA Conference League. Ajax, yang sebelumnya harus memainkan pertandingan di Stadion Kras akibat konser Harry Styles di Johan Cruyff ArenA, menunjukkan performa yang solid sepanjang 90 menit.

Gol pertama Ajax dicetak oleh Klaassen pada menit ke-24, menyusul umpan silang dari Mika Godts. Sebelumnya, Godts hampir membuka skor lebih awal, namun golnya dianulir karena offside. Ajax terus menekan, dan pada menit ke-57, Mokio menambah keunggulan dengan tendangan jarak jauh yang mengarah ke sudut dekat gawang.

Walaupun Groningen sempat memiliki peluang untuk mencetak gol balasan, upaya mereka dianulir oleh VAR karena offside. Ajax menguasai permainan dan menciptakan sejumlah peluang, meskipun beberapa gol tambahan mereka juga tidak sah karena pelanggaran serupa.

Hasil ini memastikan Ajax melaju ke final play-off, di mana mereka akan bertemu FC Utrecht, yang sebelumnya menyingkirkan Heerenveen. Kiper Ajax, Maarten Paes, mencatatkan cleansheet yang penting, menjaga peluang timnya untuk tampil di kompetisi Eropa musim depan.

Kericuhan di Volendam menyoroti ketegangan yang mengelilingi pertandingan sepak bola di Belanda, terutama setelah insiden sebelumnya yang melibatkan suporter. Meskipun Ajax berhasil membawa pulang kemenangan, situasi di luar lapangan menunjukkan tantangan yang masih harus dihadapi oleh pengelola klub dan pihak berwenang untuk memastikan keamanan dalam setiap pertandingan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan