Florentino Perez Terpilih Jadi Presiden Real Madrid, Mourinho Teken Kontrak dalam Beberapa Jam
Suara Pecari | Florentino Perez terpilih jadi presiden Real Madrid, Mourinho teken kontrak dalam beberapa jam. Keputusan ini mengakhiri spekulasi panjang tentang masa depan pelatih asal Portugal tersebut. Dalam pemilihan presiden klub yang digelar Minggu (7/6/2026), Perez berhasil mengalahkan penantangnya Enrique Riquelme dengan perolehan suara 65 persen atau 21.741 suara, sementara Riquelme mendapat 35 persen suara (11.814 suara). Kemenangan ini menjadi pemilihan presiden pertama yang benar-benar diperebutkan sejak tahun 2006.
Dalam pidato kemenangannya di sebuah hotel dekat Stadion Santiago Bernabeu, Perez menyatakan, “Kami telah meraih hasil terbaik kedua dalam sejarah Real Madrid. Ini hasil yang luar biasa. Hari ini, Real Madrid menang. Kami telah menunjukkan contoh demokrasi kepada dunia. Kami akan terus bekerja agar Real Madrid terus memenangkan trofi.” Ia juga menambahkan, “Saya ingin berterima kasih kepada semua orang yang berpartisipasi. Bersama-sama, kita masih memiliki banyak sejarah yang harus kita ciptakan.”
Kemenangan Perez langsung memicu langkah cepat di bursa pelatih. Florentino Perez terpilih jadi presiden Real Madrid, Mourinho teken kontrak dalam beberapa jam setelah hasil pemilihan diumumkan. Menurut laporan media Spanyol dan Portugal, Real Madrid harus membayar klausul pelepasan senilai 15 juta euro (sekitar 285 miliar rupiah) kepada Benfica untuk memboyong Mourinho kembali ke ibu kota Spanyol. Mourinho, yang sebelumnya menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun, baru akan resmi bergabung setelah Perez mempertahankan kursi kepresidenan. Kini, kesepakatan tersebut telah aktif.
Perez secara terbuka mengisyaratkan kedatangan kembali mantan pelatih yang pernah membawa Madrid meraih sejumlah trofi penting tersebut. “Kami akan terus bangga dengan Santiago Bernabeu, stadion terbaik di dunia. Kami bangga memiliki pemain-pemain terbaik di dunia, dan bangga menyambut kembali salah satu pelatih terbaik di dunia, seorang Madridista sejati seperti Jose Mourinho,” ujar Perez dalam konferensi pers. Pernyataan itu langsung memicu antusiasme besar di kalangan pendukung Madrid yang masih mengenang periode pertama Mourinho bersama klub, saat ia berhasil menghentikan dominasi Barcelona asuhan Pep Guardiola.
Selain kepulangan Mourinho, Perez juga mengambil langkah kontroversial dengan mendesak UEFA untuk mencabut seluruh gelar juara Barcelona yang diraih pada rentang waktu 2001 hingga 2018, sebagai buntut dari skandal kasus Negreira. Perez menyatakan, “Korupsi sistemik dalam kasus Negreira. Bagaimana kita bisa melupakannya begitu saja?” Ia telah menyiapkan berkas setebal 500 halaman yang akan dikirimkan ke UEFA setelah kompetisi berakhir.
Dengan terpilihnya kembali Perez, ambisi untuk membentuk Los Galacticos jilid ketiga pun mencuat. Seperti diketahui, pada era pertama kepemimpinannya, Perez mengumpulkan pemain bintang seperti David Beckham, Zinedine Zidane, Luis Figo, dan Ronaldo Nazario. Pada era kedua, ia mendatangkan Cristiano Ronaldo, Kaka, Karim Benzema, dan lainnya. Kini, dengan Mourinho kembali, publik menantikan gebrakan baru di bursa transfer.
Florentino Perez terpilih jadi presiden Real Madrid, Mourinho teken kontrak dalam beberapa jam, menandai dimulainya era baru di Bernabeu. Setelah dua musim tanpa trofi mayor, Perez bertekad mengembalikan kejayaan klub. “Kami memenangkan pemilihan dan akan terus bekerja untuk meraih gelar juara. Saya masih di sini dan saya berada di sini untuk membela Real Madrid. Kami akan terus bekerja agar Real Madrid tetap memenangkan trofi dan berjuang hingga akhir untuk meraih Piala Eropa ke-16,” tegas Perez.
Kesimpulannya, kemenangan Perez dalam pemilihan presiden tidak hanya mengamankan posisinya sebagai pemimpin klub, tetapi juga membuka pintu bagi kembalinya Jose Mourinho sebagai pelatih. Dengan dukungan penuh dari suporter dan langkah agresif di bursa transfer, Real Madrid siap bersaing kembali di level tertinggi. Publik pun menantikan apakah era baru ini akan membawa Los Blancos meraih lebih banyak trofi, termasuk Piala Eropa ke-16 yang diidam-idamkan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












