Piala Dunia 2026: Messi dengan 8 Gol di Puncak Top Skor, Ungguli Mbappe dan Haaland
Suara Pecari, Lionel Messi kembali menorehkan tinta emas dalam sejarah Piala Dunia. Pemain berusia 39 tahun itu kini kokoh di puncak daftar top skor Piala Dunia 2026 dengan koleksi 8 gol, unggul satu gol dari dua pesaing terdekatnya, Kylian Mbappe (Prancis) dan Erling Haaland (Norwegia). Performa gemilang Messi menjadi motor kebangkitan Argentina saat mengalahkan Mesir 3-2 di babak 16 besar, Rabu (8/7/2026) dini hari WIB di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Amerika Serikat.
Kronologi Laga Argentina vs Mesir: Drama Comeback
Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Argentina, yang difavoritkan, justru tertinggal lebih dulu melalui gol Yasser Ibrahim pada menit ke-15. Messi sempat memiliki peluang menyamakan kedudukan dari titik putih pada menit ke-21, namun tendangannya berhasil ditepis kiper Mesir Mostafa Shobeir. Kegagalan tersebut membuat Messi mencatat rekor kurang mengenakkan: ia menjadi pemain pertama dalam sejarah Piala Dunia yang gagal mencetak gol penalti dalam dua pertandingan berbeda pada satu edisi turnamen (sebelumnya gagal saat melawan Austria di fase grup).
Di babak kedua, Mesir menggandakan keunggulan melalui Zaki Abdelraouf pada menit ke-67 (2-0). Argentina terpojok, tetapi Messi tidak menyerah. Pada menit ke-79, ia memberikan assist kepada Cristian Romero yang memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2. Assist tersebut membuat Messi melewati catatan Diego Maradona sebagai pemain dengan assist terbanyak untuk Argentina di Piala Dunia (kini 9 assist). Empat menit kemudian, Messi mencetak gol penyama kedudukan melalui tendangan voli keras setelah menerima umpan Gonzalo Montiel. Skor 2-2 bertahan hingga injury time, di mana Enzo Fernandez memastikan kemenangan lewat gol pada menit ke-90+3 memanfaatkan umpan Lautaro Martinez.
Rekor demi Rekor Messi di Piala Dunia
Gol ke gawang Mesir menambah panjang daftar pencapaian Messi di turnamen sepak bola terbesar dunia. Berikut adalah rekor-rekor yang berhasil ia catat:
| Rekor | Detail |
|---|---|
| Pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia | 21 gol (melewati Miroslav Klose, 16 gol) |
| Top skor sementara Piala Dunia 2026 | 8 gol |
| Pemain pertama dengan gol dalam 9 pertandingan beruntun di Piala Dunia | Sejak Piala Dunia 2018 |
| Pemain pertama yang mencetak 6 gol di fase gugur Piala Dunia | Melampaui rekor sebelumnya |
| Jumlah assist terbanyak untuk Argentina di Piala Dunia | 9 assist (melewati Maradona, 8 assist) |
Namun, Messi juga mencatat rekor negatif:
- Pemain dengan kegagalan penalti terbanyak di Piala Dunia: 4 kali.
- Pemain pertama yang gagal mengeksekusi penalti dalam dua pertandingan berbeda di satu edisi Piala Dunia.
Persaingan Top Skor: Messi, Mbappe, dan Haaland
Dengan raihan 8 gol, Messi memimpin klasemen sementara pencetak gol terbanyak Piala Dunia 2026. Di bawahnya, Kylian Mbappe dan Erling Haaland sama-sama mengoleksi 7 gol. Keduanya masih berpeluang menyalip Messi karena tim masing-masing masih bertahan di turnamen. Tabel berikut menunjukkan posisi lima besar top skor sementara:
| Peringkat | Pemain | Negara | Gol |
|---|---|---|---|
| 1 | Lionel Messi | Argentina | 8 |
| 2 | Kylian Mbappe | Prancis | 7 |
| 3 | Erling Haaland | Norwegia | 7 |
| 4 | Memphis Depay | Belanda | 5 |
| 5 | Harry Kane | Inggris | 4 |
Dampak dan Implikasi
Keberhasilan Messi memimpin top skor tidak hanya mempertegas statusnya sebagai legenda hidup, tetapi juga memberikan dampak besar bagi Argentina. Tim Tango kini melaju ke perempat final dengan kepercayaan diri tinggi. Messi menjadi inspirasi di usia senja kariernya, membuktikan bahwa kualitas dan mentalitas juara tak lekang oleh waktu. Bagi para pesaing Sepatu Emas, Messi menjadi favorit kuat, namun persaingan masih terbuka. Performa Argentina di babak gugur akan sangat bergantung pada kemampuan Messi menjaga konsistensi dan memimpin rekan setimnya.
Catatan kegagalan penalti juga menjadi perhatian. Meski demikian, Messi berhasil bangkit dan berkontribusi dalam kemenangan. Hal ini menunjukkan kedewasaan dan ketangguhan seorang kapten. Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, tentu akan terus mengandalkan Messi sebagai ujung tombak serangan sekaligus kreator peluang.
Di sisi lain, kegagalan penalti beruntun Messi menjadi bahan analisis bagi para pengamat. Banyak yang berspekulasi bahwa faktor usia atau tekanan mental memengaruhi akurasi tendangan. Namun, Messi justru membungkam kritik dengan aksi gemilang di lapangan.
Keberhasilan Argentina lolos ke perempat final juga membuka peluang untuk mempertahankan gelar juara dunia. Dukungan suporter di Amerika Serikat turut memberi energi tambahan. Messi dan timnya akan menghadapi lawan yang belum ditentukan, namun siapapun lawannya, Argentina tetap diunggulkan berkat performa kolektif dan magis Messi.
Dengan 8 gol di Piala Dunia 2026, Messi memperpanjang rekor golnya di turnamen ini. Apakah ia mampu menambah koleksi gol dan merebut Sepatu Emas? Apakah Argentina sukses mempertahankan trofi? Semua akan terjawab dalam beberapa pekan ke depan. Satu hal yang pasti, Messi terus menulis legenda, dan dunia sepak bola menyaksikannya dengan decak kagum.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










