Progres Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker: Erick Thohir Pastikan Segera Rampung
Suara Pecari | Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan kabar terbaru terkait proses naturalisasi dua pemain keturunan, Luke Vickery dan Mitchell Baker. Keduanya saat ini telah bergabung dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia di Jakarta dan diharapkan segera resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) untuk memperkuat skuad Garuda dalam jangka panjang.
Dalam pernyataannya di sela-sela latihan Timnas Indonesia di Stadion Madya, Senayan, Senin (8/7/2026), Erick Thohir mengungkapkan optimisme bahwa berkas naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker akan segera keluar. “Bismillah, segera suratnya keluar. Ya, kami coba lakukan proses. Tentu ada proses-proses yang harus dilalui baik di pemerintah, di DPR, kami lakukan,” ujar Erick.
Luke Vickery, pemain sayap Macarthur FC asal Australia, dan Mitchell Baker, penyerang Vermont Green FC dari Amerika Serikat, telah mengikuti sesi latihan bersama Timnas Indonesia sejak beberapa hari terakhir. Kehadiran mereka menjadi perhatian publik karena dianggap sebagai bagian dari strategi regenerasi tim nasional menuju tahun 2030.
Erick Thohir menegaskan bahwa naturalisasi bukanlah program instan, melainkan langkah antisipasi terhadap menurunnya performa pemain senior di masa depan. “Beberapa pemain kalau kami tarik sampai 2030 mungkin ada yang usianya nanti 38, 39, kan kami mesti isi kekosongan itu,” jelasnya. Dengan demikian, Luke Vickery dan Mitchell Baker diharapkan menjadi amunisi baru yang siap mengisi posisi penting di lini depan.
Proses naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker saat ini masih dalam tahap administrasi. PSSI berkoordinasi dengan pemerintah dan DPR untuk mempercepat penerbitan surat keputusan. Sebelumnya, PSSI telah berhasil menaturalisasi sejumlah pemain diaspora seperti Mees Hilgers dan Justin Hubner yang kini menjadi andalan tim.
Dalam sesi latihan jelang laga FIFA Matchday melawan Mozambik, Luke Vickery dan Mitchell Baker tampak antusias berlatih bersama rekan-rekan baru mereka. Pelatih Timnas Indonesia juga memberikan kesempatan kepada keduanya untuk beradaptasi dengan skema permainan tim. Meskipun belum resmi menjadi WNI, kehadiran mereka sudah memberikan dampak positif bagi persaingan internal.
Namun, kabar kurang baik datang dari Justin Hubner yang harus menepi karena cedera otot paha. Bek andalan tersebut tidak mengikuti latihan penuh dan hanya memantau dari pinggir lapangan. Sementara itu, Marselino Ferdinan yang sebelumnya absen karena cedera, sudah kembali bergabung dan berpeluang tampil kontra Mozambik.
PSSI tetap berkomitmen pada pembinaan pemain lokal melalui Elite Pro Academy (EPA) dan kompetisi usia muda. Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker hanyalah pelengkap strategi untuk menjaga daya saing Timnas Indonesia di level Asia dan dunia. Erick Thohir menekankan bahwa prioritas utama tetap pada pengembangan bakat dalam negeri.
Dengan rampungnya proses naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker, Timnas Indonesia akan memiliki tambahan kekuatan di sektor penyerangan. Keduanya diproyeksikan menjadi bagian dari skuad untuk menghadapi berbagai turnamen internasional, termasuk Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan Piala Asia 2027.
Kesimpulannya, langkah PSSI menaturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker merupakan bagian dari rencana jangka panjang untuk menjaga performa tim. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat memperlancar proses administrasi sehingga keduanya segera bisa membela Merah Putih.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.







