Kejutan di Vancouver: Australia Hajar Turki 2-0 di Piala Dunia 2026

Kejutan di Vancouver: Australia Hajar Turki 2-0 di Piala Dunia 2026

Suara Pecari | Pertandingan turkey vs australia di Piala Dunia 2026 Grup D berakhir dengan kejutan besar. Tim nasional Australia berhasil mengalahkan Turki dengan skor 2-0 di BC Place, Vancouver, pada Sabtu malam (13/6/2026). Gol-gol kemenangan dicetak oleh Nestory Irankunda pada menit ke-27 dan Connor Metcalfe pada menit ke-75. Hasil ini langsung mengubah peta persaingan di grup yang juga dihuni Amerika Serikat dan Paraguay.

Dalam laga turkey vs australia, Turki mendominasi penguasaan bola hingga 72% dan melepaskan 30 tembakan, namun hanya sedikit yang mengancam gawang Australia. Sebaliknya, Australia yang hanya memiliki sembilan percobaan, berhasil mengonversi dua di antaranya menjadi gol. Pelatih Australia, Tony Popovic, mengambil keputusan berani dengan menurunkan 10 pemain debutan di turnamen ini serta mencadangkan kapten dan kiper utama Mathew Ryan. Keputusan itu terbukti tepat.

Gol pertama lahir dari umpan panjang Paul Okon-Engstler yang diterima Irankunda. Pemain berusia 20 tahun itu melewati bek Turki dan melepaskan tembakan akurat ke sudut gawang. Irankunda, yang kini bermain untuk Watford di Championship Inggris, menjadi pencetak gol termuda Australia di Piala Dunia. Ia merayakannya dengan berpura-pura meninju tiang bendera sudut, meniru gaya Tim Cahill. “Ini tidak nyata, mimpi yang menjadi kenyataan,” ujar Irankunda setelah pertandingan.

Di babak kedua, Turki terus menekan namun gagal memanfaatkan peluang. Australia justru menggandakan keunggulan melalui Metcalfe yang maju dari lini tengah dan melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Kiper Turki tak mampu menjangkau bola yang masuk ke pojok gawang. Kemenangan ini membuat Australia untuk sementara memuncaki Grup D bersama Amerika Serikat yang sebelumnya mengalahkan Paraguay 4-1.

Laga turkey vs australia juga menjadi perhatian bagi Amerika Serikat yang akan menghadapi Australia pada Jumat mendatang. Pelatih AS, Gregg Berhalter, pasti telah mempelajari kelemahan dan kekuatan Australia dari pertandingan ini. Meskipun Australia tampil disiplin dengan strategi bertahan, mereka kebobolan banyak peluang. Jika AS mampu memanfaatkan kecepatan serangan balik, mereka bisa merebut kemenangan.

Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Australia untuk melangkah lebih jauh. Popovic mengaku bangga dengan performa para pemain mudanya. “Mereka menunjukkan kedewasaan luar biasa di panggung terbesar,” katanya. Sementara itu, Turki harus segera bangkit jika ingin lolos dari fase grup. Pertandingan turkey vs australia membuktikan bahwa di Piala Dunia, segalanya bisa terjadi.

Dengan hasil ini, persaingan di Grup D semakin sengit. Australia dan AS sama-sama mengoleksi tiga poin, disusul Paraguay dan Turki yang belum meraih poin. Laga selanjutnya antara Australia melawan AS akan menjadi penentu siapa yang berhak memuncaki grup. Para penggemar sepak bola tentu menantikan duel seru tersebut.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan