Helikopter Pemadam Tabrakan saat Jinakkan Karhutla di Yunani, 2 Pilot Tewas

Helikopter Pemadam Tabrakan saat Jinakkan Karhutla di Yunani, 2 Pilot Tewas

Suara Pecari, Yunani – Dua pilot helikopter pemadam kebakaran meninggal dunia setelah dua helikopter bertabrakan saat berupaya memadamkan kebakaran hutan besar di wilayah barat laut Athena, Yunani, pada Minggu (28/7/2026). Insiden tragis ini terjadi di kawasan Psatha, Attica, ketika kedua helikopter tengah menjatuhkan air ke titik api yang berkobar hebat.

Fakta Utama Kecelakaan Helikopter

Menurut Dinas Pemadam Kebakaran Yunani, tabrakan melibatkan dua helikopter yang sedang melakukan operasi pemadaman api. Dua awak dari salah satu helikopter yang merupakan warga negara Yunani dan Denmark tewas dalam kecelakaan tersebut. Sedangkan dua awak helikopter lainnya, warga Yunani dan Inggris, selamat. Video yang beredar di media sosial menunjukkan kedua helikopter terbang berdekatan pada ketinggian rendah sebelum baling-baling utama salah satu helikopter diduga mengenai badan helikopter lainnya. Helikopter yang berada di posisi lebih rendah kemudian jatuh dan terbakar, sementara helikopter lainnya membuang muatan air lalu menjauh dari lokasi kejadian.

Kebakaran Hutan yang Melanda Yunani

Kebakaran hutan di Yunani kembali memburuk setelah sempat mereda dalam beberapa minggu terakhir. Api awalnya muncul di wilayah Boeotia dan meluas ke Attica karena angin kencang yang memperparah penyebaran. Kebakaran ini telah menghancurkan lebih dari 100 rumah dan mengancam permukiman penduduk, termasuk Kota Megara yang berpenduduk sekitar 30.000 jiwa.

Penyelidikan awal mengarah pada dugaan bahwa kebakaran dipicu oleh percikan listrik dari jaringan transmisi milik perusahaan swasta yang mengalirkan listrik dari turbin angin ke jaringan utama. Dua warga Yunani telah ditangkap atas dugaan kelalaian terkait kebakaran ini, sementara satu tersangka masih dalam pencarian aparat keamanan.

Selain itu, kobaran api yang meluas hingga kawasan Porto Germeno di Teluk Korintus menyebabkan ledakan amunisi yang belum meledak di area lapangan tembak militer, menambah risiko bagi petugas dan warga sekitar.

Respons Pemerintah dan Masyarakat

Pemerintah Yunani, melalui Perdana Menteri Kyriakos Mitsotakis, menyatakan situasi kebakaran kali ini sangat berat dan melampaui skenario penanganan bencana yang telah dipersiapkan. Ia menekankan bahwa kekuatan alam dan intensitas cuaca ekstrem telah melampaui kemampuan operasional manusia.

Untuk mengurangi risiko, pemerintah mengeluarkan perintah evakuasi di sejumlah permukiman di Attica barat, termasuk kawasan industri di sekitar Megara. Warga juga turut berperan aktif membantu petugas pemadam dalam upaya mengendalikan api di desa Agios Konstantinos dan sekitarnya.

Kebakaran Hutan di Eropa dan Dampak Cuaca Ekstrem

Yunani bukan satu-satunya negara yang menghadapi kebakaran hutan besar akibat gelombang panas ekstrem di Eropa. Negara seperti Prancis dan Spanyol juga sedang berjuang memadamkan api. Di Prancis, kebakaran di wilayah Var meluas setelah perubahan arah angin, memaksa penutupan jalan dan evakuasi kawasan margasatwa. Di Spanyol, kebakaran di beberapa titik mulai terkendali, meskipun beberapa area masih berpotensi menyala kembali.

Cuaca ekstrem juga berdampak pada sektor energi di Eropa. Sungai Danube di Hungaria dan Serbia mengalami penurunan permukaan air drastis, mengganggu operasi pembangkit listrik tenaga nuklir dan tenaga air. Pembatasan penggunaan air diberlakukan di sejumlah kota dan desa, serta aktivitas pelayaran terganggu.

Upaya Penanganan dan Harapan ke Depan

Pemadaman kebakaran hutan yang melanda Yunani dan negara lain di Eropa terus menjadi prioritas utama. Petugas pemadam berusaha keras mengendalikan api dengan dukungan helikopter dan alat berat, meskipun insiden kecelakaan helikopter menambah tantangan dalam operasi ini. Pemerintah dan warga diharapkan dapat bekerjasama untuk meminimalisir kerugian dan menjaga keselamatan bersama.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *