Jelang Seri Ceko 2026, Klasemen Moto3 Makin Ketat: Veda Ega Pratama Terpaut Satu Poin dari Lima Besar
Suara Pecari | Jelang Seri Ceko 2026, klasemen Moto3 makin ketat: Veda Ega Pratama terpaut satu poin dari lima besar. Pembalap muda Indonesia itu saat ini menempati peringkat keenam dengan 71 poin, hanya terpaut satu angka dari Brian Uriarte yang duduk di posisi kelima. Situasi ini membuat persaingan menuju lima besar semakin sengit menjelang balapan di Sirkuit Brno, Republik Ceko, pada 19-21 Juni 2026.
Veda Ega Pratama, yang memperkuat Honda Team Asia, telah menunjukkan performa impresif sepanjang musim. Dari delapan seri yang telah berlangsung, ia berhasil meraih dua podium, yaitu finis ketiga di GP Brasil dan GP Prancis. Meskipun di Prancis podium didapat setelah diskualifikasi Adrian Fernandez, pencapaian tersebut tetap membuktikan bahwa Veda mampu bersaing di papan atas. Ia juga sempat memuncaki klasemen rookie sebelum akhirnya digeser oleh Brian Uriarte.
Namun, perjalanan Veda tidak selalu mulus. Pada seri terakhir di Hungaria, ia gagal meraih poin setelah finis di posisi ke-16 akibat terkena Long Lap Penalty. Akibatnya, posisinya pun melorot dari lima besar ke peringkat keenam. Meski demikian, selisih poin yang tipis membuat peluangnya untuk kembali ke lima besar masih terbuka lebar.
Jelang Seri Ceko 2026, klasemen Moto3 makin ketat: Veda Ega Pratama terpaut satu poin dari lima besar. Ia mengaku tidak menyangka bisa berada di posisi tersebut sebagai seorang rookie. “Saya senang dengan hasilnya, karena sebenarnya tidak mengira bisa seperti ini. Target awal saya hanya bisa meraih poin sebanyak-banyaknya, tapi ternyata saya bisa bertarung di depan,” ujar Veda dalam wawancara di Jakarta.
Sirkuit Brno merupakan trek baru bagi Veda. Seperti halnya di Hungaria, ia harus beradaptasi cepat dengan lintasan yang belum pernah dikenalnya. Pengalaman di Balaton Park, di mana ia hanya mampu finis ke-16, menjadi pelajaran berharga. Veda mengandalkan data dari tim dan rekaman video untuk mempelajari sirkuit baru. “Dari tim, mereka sudah punya data dari tahun sebelumnya. Saya juga belajar dari video untuk beradaptasi lebih cepat,” jelasnya.
Sesi kualifikasi pada Sabtu akan menjadi kunci bagi Veda untuk mendapatkan posisi start yang baik. Dengan start yang kompetitif, ia berpeluang besar untuk merebut poin maksimal dan menembus lima besar. Saat ini, klasemen sementara Moto3 dipimpin oleh Maximo Quiles dengan 170 poin, diikuti Alvaro Carpe (111 poin), Marco Morelli (77 poin), David Almansa (76 poin), Brian Uriarte (72 poin), dan Veda Ega Pratama (71 poin).
Jelang Seri Ceko 2026, klasemen Moto3 makin ketat: Veda Ega Pratama terpaut satu poin dari lima besar. Bakat Veda pun telah diakui oleh banyak pihak, termasuk petinggi Gresini Racing yang menyebutnya sebagai salah satu talenta terkuat di Asia. Dukungan dari tim dan kerja kerasnya diharapkan mampu membawanya meraih hasil positif di Brno.
Dengan persaingan yang ketat, setiap poin sangat berharga. Veda harus tampil konsisten dan menghindari kesalahan seperti di Hungaria. Jika berhasil, bukan tidak mungkin ia akan naik ke peringkat lima besar atau bahkan lebih tinggi. Para penggemar Moto3 di Indonesia tentu berharap Veda dapat memberikan kejutan di Sirkuit Brno.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












