Drama Gol Bunuh Diri Warnai Kemenangan Austria atas Yordania di Piala Dunia 2026
Suara Pecari | Foto: Diwarnai gol bunuh diri, Austria bungkam Yordania di Piala Dunia [titlebase] dalam laga perdana Grup J yang berlangsung di San Francisco Bay Area Stadium, Rabu (17/6/2026). Tim asuhan Ralf Rangnick harus bekerja keras untuk mengalahkan debutan Yordania dengan skor 3-1, di mana gol bunuh diri menjadi salah satu momen krusial.
Sejak awal pertandingan, Austria mendominasi penguasaan bola dengan gaya gegenpressing khas Rangnick. Namun, Yordania yang tampil percaya diri mampu memberikan perlawanan sengit. Peluang pertama datang dari Yordania melalui tendangan keras Odeh Al-Fakhouri pada menit ke-16 yang masih bisa ditepis kiper Austria, Alexander Schlager. Austria akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-21 melalui gol spektakuler Romano Schmid dari luar kotak penalti yang tak mampu dijangkau kiper Yazeed Abulaila.
Memasuki babak kedua, Yordania tampil lebih berani dan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-50. Ali Olwan mencetak gol bersejarah bagi Yordania dengan tendangan terukur yang membentur tiang sebelum masuk ke gawang Austria. Gol ini menjadi gol pertama Yordania di Piala Dunia sepanjang sejarah keikutsertaan mereka. Setelah gol tersebut, Austria meningkatkan tekanan. Namun, gol yang dicetak Marko Arnautovic pada menit ke-69 dianulir oleh VAR karena handsball oleh Steffan Posch.
Foto: Diwarnai gol bunuh diri, Austria bungkam Yordania di Piala Dunia [titlebase] akhirnya terwujud pada menit ke-76. Tekanan bertubi-tubi dari Austria memaksa bek Yordania, Yazan Al-Arab, mencetak gol bunuh diri yang membawa Austria kembali unggul 2-1. Gol ini menjadi titik balik pertandingan. Di masa injury time yang panjang, Austria mendapat hadiah penalti setelah pelanggaran di kotak terlarang. Marko Arnautovic yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya pada menit ke-90+12, memastikan kemenangan 3-1.
Kapten Austria, Konrad Laimer, mengakui pertandingan berjalan berat seperti yang sudah diprediksi. “Kami tahu ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Ada momen ketika kami bermain sangat baik, tetapi ada juga fase ketika performa kami menurun. Yang terpenting adalah mentalitas tim. Kami tidak pernah menyerah dan terus berjuang hingga akhir,” ujar Laimer seusai pertandingan.
Kemenangan ini membawa Austria berada di posisi kedua Grup J di bawah Argentina yang memuncaki klasemen. Selanjutnya, Austria akan menghadapi Argentina pada laga kedua yang dijadwalkan pada Selasa (23/6/2026). Sementara Yordania harus bangkit setelah kekalahan perdana ini. Foto: Diwarnai gol bunuh diri, Austria bungkam Yordania di Piala Dunia [titlebase] menjadi bukti bahwa sepak bola penuh kejutan, di mana tim debutan mampu memberikan perlawanan sengit hingga akhir.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












