Lionel Mpasi Gagalkan Bintang Inggris, DR Congo Menyesal Gagal Menang
Suara Pecari | Nama kiper Lionel Mpasi mendadak menjadi perbincangan hangat di seluruh dunia setelah penampilan heroiknya saat membela Republik Demokratik Kongo melawan Inggris di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Meskipun DR Congo akhirnya harus mengakui keunggulan Inggris dengan skor 1-2, penampilan Lionel Mpasi di bawah mistar gawang layak mendapatkan pujian setinggi langit. Kiper berusia 31 tahun itu berhasil membuat frustrasi barisan penyerang bintang Inggris seperti Harry Kane, Jude Bellingham, dan Marcus Rashford dengan serangkaian penyelamatan gemilang.
Lionel Mpasi, yang lahir di Prancis namun memilih membela tanah leluhurnya, menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu kiper terbaik di turnamen ini. Dalam laga yang berlangsung di Atlanta Stadium, Mpasi tampil tenang di bawah tekanan ribuan suporter lawan. Refleksnya yang cepat dan kemampuannya membaca arah bola membuat Inggris harus bekerja keras untuk bisa mencetak gol. Bahkan, kapten Inggris Harry Kane beberapa kali harus gigit jari setelah tembakan akuratnya berhasil ditepis oleh Lionel Mpasi.
Perjalanan karier Lionel Mpasi memang unik. Ia membangun reputasinya bersama klub kasta kedua Prancis, Rodez AF, bukan di klub-klub elite Eropa. Keputusan untuk membela DR Congo di level internasional terbukti menjadi langkah besar yang mengangkat namanya ke panggung dunia. Konsistensi performanya di klub membuatnya dipercaya sebagai palang pintu terakhir tim nasional.
Dalam pertandingan tersebut, DR Congo unggul lebih dulu melalui gol Brian Cipenga pada menit ketujuh. Sayangnya, mereka gagal memanfaatkan momentum dan membuang beberapa peluang emas, termasuk tembakan Yoane Wissa yang mengenai tiang gawang. Inggris akhirnya menyamakan kedudukan melalui sundulan Harry Kane pada menit ke-75, dan Kane kembali mencetak gol kemenangan empat menit sebelum bubaran.
Bek DR Congo, Axel Tuanzebe, mengaku kecewa karena timnya seharusnya bisa memenangkan pertandingan. “Kami menyesal karena seharusnya kami bisa mengamankan kemenangan,” ujarnya. Meskipun kalah, penampilan Lionel Mpasi menjadi sorotan utama. Ia berhasil melakukan penyelamatan-penyelamatan krusial yang membuat Inggris frustrasi. Kiper asal DR Congo ini membuktikan bahwa dirinya layak diperhitungkan di pentas sepak bola dunia.
Lionel Mpasi tidak hanya menjadi pahlawan bagi negaranya, tetapi juga inspirasi bagi banyak kiper muda di Afrika. Dengan penampilannya yang gemilang, ia menunjukkan bahwa kerja keras dan dedikasi dapat mengantarkan seseorang ke puncak kesuksesan, meskipun tidak bermain di klub besar Eropa. Penampilan Lionel Mpasi di Piala Dunia 2026 akan dikenang sebagai salah satu momen terbaik dalam kariernya.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.






