Weston McKennie dan Tim AS Cetak Sejarah: Kemenangan Dramatis 10 Pemain ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Weston McKennie dan Tim AS Cetak Sejarah: Kemenangan Dramatis 10 Pemain ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Suara Pecari | Weston McKennie, gelandang andalan Timnas Amerika Serikat, kembali menjadi sorotan dalam laga bersejarah melawan Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026. Meski tidak mencetak gol, peran Weston McKennie dalam mengatur tempo permainan dan membantu pertahanan saat timnya bermain dengan 10 pemain sangat krusial. Kemenangan 2-0 di Levi’s Stadium, Santa Clara, pada Rabu (1/7/2026) malam mengantarkan AS ke babak 16 besar untuk pertama kalinya sejak 2002.

Pertandingan berjalan dramatis sejak menit awal. Folarin Balogun membuka keunggulan AS pada menit ke-45 dengan tendangan terukur yang menembus kaki kiper Bosnia. Namun, petaka datang di menit ke-64 ketika Balogun mendapat kartu merah langsung setelah kakinya mengenai pergelangan kaki bek Bosnia, Tarik Muharemović, saat berebut bola. Keputusan wasit setelah meninjau VAR memicu kontroversi, namun AS harus bertahan dengan 10 pemain selama 30 menit terakhir.

Weston McKennie, yang bermain penuh selama 90 menit, menjadi motor serangan dan pertahanan. Ia beberapa kali memotong aliran bola Bosnia dan memulai serangan balik. Ketangguhan McKennie di lini tengah membantu AS tetap solid meski kalah jumlah pemain. Pelatih Mauricio Pochettino memuji semangat juang tim, termasuk Weston McKennie yang tak kenal lelah.

Keajaiban terjadi di menit ke-82. Malik Tillman, yang masuk sebagai pemain pengganti, melepaskan tendangan bebas melengkung yang menggetarkan jala gawang Bosnia. Gol tersebut memastikan kemenangan AS dan membuat suporter bergemuruh. Tillman mengaku telah berlatih tendangan bebas setiap hari, dan momen itu menjadi puncak kerja kerasnya.

Kemenangan ini menandai pertama kalinya AS memenangi laga gugur Piala Dunia dalam 24 tahun. Sebelumnya, AS hanya menang sekali dalam delapan pertandingan knockout. Kini, mereka akan menghadapi Belgia di Seattle pada 6 Juli 2026. Belgia sendiri lolos setelah comeback dramatis melawan Senegal.

Weston McKennie menegaskan bahwa timnya tidak gentar menghadapi lawan berat. “Kami percaya pada kemampuan sendiri. Setiap pemain, termasuk saya, siap berjuang untuk negara,” ujar McKennie dalam wawancara usai laga. Semangat itu yang membuat AS optimis bisa melangkah lebih jauh.

Pertandingan melawan Belgia diprediksi akan menjadi ujian berat bagi lini tengah AS. Namun, dengan kehadiran Weston McKennie yang berpengalaman di kompetisi Eropa, AS memiliki modal berharga. McKennie, yang bermain di Juventus, telah menunjukkan kematangan dalam membaca permainan dan memimpin rekan-rekannya.

Kemenangan ini juga menjadi bukti bahwa AS mampu bangkit dari keterpurukan. Setelah kartu merah Balogun, banyak yang meragukan kemampuan AS bertahan. Namun, dengan kerja sama tim dan semangat pantang menyerah, mereka membungkam kritik. Weston McKennie menjadi salah satu pahlawan tanpa tanda jasa yang memastikan kemenangan tetap berpihak pada AS.

Kini, perjalanan AS di Piala Dunia 2026 masih panjang. Dukungan suporter di kandang sendiri menjadi energi tambahan. Dengan pemain kunci seperti Weston McKennie yang tampil konsisten, AS berpeluang menulis ulang sejarah sepak bola Amerika.

Kesimpulannya, kemenangan dramatis ini menunjukkan bahwa Timnas AS memiliki mental baja. Weston McKennie dan kolega membuktikan bahwa mereka layak diperhitungkan di panggung dunia. Tantangan berikutnya melawan Belgia akan menjadi ujian sejati, namun dengan semangat yang ditunjukkan, AS siap memberikan kejutan.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan