Borja Iglesias Jadi Andalan Spanyol di Piala Dunia 2026 Usai Hasil Imbang Lawan Cape Verde

Borja Iglesias Jadi Andalan Spanyol di Piala Dunia 2026 Usai Hasil Imbang Lawan Cape Verde

Suara Pecari | Atlanta, AS – Piala Dunia 2026 telah dimulai, dan Spanyol, sebagai juara Eropa bertahan, langsung menghadapi kejutan pada laga perdana Grup H. Bertemu debutan Cape Verde di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Senin (15/6/2026), La Roja hanya mampu bermain imbang 0-0. Meski mendominasi penguasaan bola dan peluang, penyelesaian akhir yang kurang tajam membuat mereka gagal mencetak gol. Sorotan pun tertuju pada lini depan Spanyol, termasuk nama Borja Iglesias yang duduk di bangku cadangan pada pertandingan tersebut.

Pelatih Luis de la Fuente memutuskan untuk tidak menurunkan duo winger andalannya, Lamine Yamal dan Nico Williams, sejak awal karena keduanya masih dalam pemulihan cedera hamstring. Sebagai gantinya, Ferran Torres dan Mikel Oyarzabal diplot sebagai ujung tombak, dengan Gavi yang kembali ke starting XI setelah absen cukup lama. Di bangku cadangan, Borja Iglesias menjadi salah satu opsi yang siap dimasukkan untuk mengubah jalannya pertandingan.

Borja Iglesias, striker Celta Vigo yang masuk dalam skuad 26 pemain Spanyol untuk Piala Dunia 2026, memiliki nomor punggung yang sempat menjadi tanda tanya. Kini, ia resmi menggunakan nomor 19, seperti yang dikonfirmasi oleh Federasi Sepak Bola Spanyol. Meski tidak dimainkan pada laga kontra Cape Verde, kehadiran Borja Iglesias memberikan dimensi berbeda di lini depan. Postur tubuhnya yang tinggi dan kemampuannya dalam duel udara bisa menjadi senjata ampuh jika Spanyol membutuhkan gol di menit-menit akhir.

Sementara itu, hasil imbang ini membuat persaingan di Grup H semakin sengit. Sebelumnya, Arab Saudi juga menahan Uruguay 1-1, sehingga keempat tim sama-sama mengoleksi satu poin. Laga selanjutnya, Spanyol akan menghadapi Arab Saudi pada 21 Juni 2026. Pertandingan ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi lini serang Spanyol, dan Borja Iglesias diprediksi akan mendapatkan menit bermain lebih banyak. De la Fuente kemungkinan akan merotasi skuadnya untuk mengatasi jadwal padat, dan Borja Iglesias bisa menjadi starter jika Ferran Torres atau Oyarzabal tidak tampil maksimal.

Keputusan untuk membawa Borja Iglesias ke Piala Dunia 2026 sempat menimbulkan perdebatan, mengingat ia bukanlah striker utama di klubnya. Namun, pengalamannya di La Liga dan kemampuannya sebagai target man membuatnya menjadi opsi taktis yang berharga. Apalagi, dengan cedera yang membayangi beberapa pemain kunci, Borja Iglesias bisa menjadi pahlawan tak terduga bagi Spanyol.

Menatap laga melawan Arab Saudi, Spanyol harus segera memperbaiki ketajaman di depan gawang. Meski mendominasi pertandingan, mereka gagal memanfaatkan peluang yang ada. Borja Iglesias, yang memiliki naluri mencetak gol, diharapkan bisa memberikan solusi. Jika ia diberi kesempatan, bukan tidak mungkin ia akan menjadi sorotan seperti halnya Vozinha, kiper Cape Verde yang tampil gemilang.

Dengan persaingan ketat di Grup H, setiap poin sangat berharga. Spanyol tidak boleh lagi kehilangan poin jika ingin melaju ke fase gugur. Kehadiran Borja Iglesias di skuad memberikan variasi serangan yang bisa membongkar pertahanan rapat lawan. Kini, semua mata tertuju pada bagaimana De la Fuente memanfaatkan aset berharganya ini.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan