Marc Cucurella Optimistis Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Berkat Pertahanan Kokoh
Suara Pecari, Bintang timnas Spanyol, Marc Cucurella, menegaskan bahwa timnya memiliki modal kuat untuk meraih gelar juara Piala Dunia 2026. Keyakinan itu didasari catatan impresif La Furia Roja yang menjadi satu-satunya tim yang belum kebobolan hingga babak perempat final. Cucurella, yang musim depan akan berseragam Real Madrid, menjadi sosok sentral dalam skema pertahanan pelatih Spanyol.
Spanyol memastikan tiket ke delapan besar setelah menaklukkan Portugal 1-0 berkat gol dramatis Mikel Merino pada menit-menit akhir di Dallas Stadium, Selasa (7/7). Kemenangan itu sekaligus memperpanjang rekor clean sheet Spanyol menjadi lima pertandingan beruntun sepanjang turnamen. Cucurella selalu tampil sebagai starter dalam lima laga tersebut, tak hanya tangguh di lini belakang tetapi juga berkontribusi dengan tiga assist.
“Tim-tim besar dan calon juara adalah mereka yang bertahan dengan sangat baik. Itulah yang sedang kami bangun,” ujar Cucurella, dikutip dari laman resmi FIFA. Bek kiri berusia 28 tahun itu menegaskan keberhasilan menjaga gawang tetap nirbobol bukan hanya hasil kerja lini belakang, melainkan seluruh tim. Menurut Cucurella, sistem pressing yang disiplin, kemampuan menutup jalur umpan, dan komunikasi antarpemain menjadi kunci kokohnya pertahanan Spanyol.
Cucurella menambahkan, “Bukan hanya bek dan penjaga gawang, tetapi seluruh tim: bagaimana kami menekan, menutup jalur umpan, dan berkomunikasi.” Dari lima pertandingan yang telah dilakoni, hanya Tanjung Verde yang gagal dikalahkan Spanyol, yakni bermain imbang tanpa gol pada laga pembuka Grup H. Selebihnya, gawang Spanyol tetap perawan hingga memasuki fase krusial turnamen.
Di perempat final, La Furia Roja akan menghadapi Belgia di Los Angeles pada Sabtu, 11 Juli 2026. Belgia baru saja menyingkirkan salah satu tuan rumah, Amerika Serikat, dengan skor 4-1. Ini merupakan perempat final pertama Spanyol setelah menjadi juara dunia 16 tahun lalu. Gelandang Rodri menilai kembalinya Spanyol ke babak perempat final adalah karena kedewasaan yang ditunjukkan tim.
“Saya rasa kedewasaan yang ditunjukkan tim hari ini benar-benar luar biasa. Kami mampu membaca jalannya pertandingan dengan sangat baik. Kami terus menguras energi lawan sampai akhirnya menemukan celah. Memang peluang kami tidak banyak, tetapi kami berhasil memanfaatkannya, dan sekali lagi Mikel Merino tampil menentukan,” kata Rodri.
Kepercayaan diri Cucurella juga didukung oleh performa impresifnya di level klub. Meskipun masa depannya sempat menjadi sorotan setelah Chelsea melepasnya ke Real Madrid dengan nilai transfer €60 juta, Cucurella tetap fokus membela Spanyol di Piala Dunia. Ia optimistis bahwa dengan pertahanan yang solid, Spanyol mampu mengulangi sukses tahun 2010.
“Jika kami terus mencatat clean sheet, kami akan selalu lebih dekat dengan kemenangan,” pungkas Cucurella. Spanyol kini menjadi tim yang ditakuti lawan, bukan hanya karena serangan mereka, tetapi juga karena pertahanan yang sulit ditembus. Dengan semangat kolektivitas dan keyakinan dari pemain kunci seperti Cucurella, Spanyol siap melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










