Rival Timnas Indonesia, Vietnam Raih Kemenangan Kedua atas Klub K League, Striker Naturalisasi Nguyen Xuan Son Tangguh di Udara
Suara Pecari, Timnas Vietnam kembali menunjukkan tajinya sebagai salah satu kekuatan sepak bola Asia Tenggara. Dalam laga uji coba kedua mereka selama pemusatan latihan di Korea Selatan, The Golden Star Warriors berhasil menaklukkan Yongin FC, klub kasta kedua Liga Korea Selatan (K League 2), dengan skor 2-1 pada Rabu, 8 Juli 2026. Kemenangan ini menjadi bukti nyata bahwa persiapan Vietnam menuju ASEAN Championship 2026 berjalan on the track.
Jalannya Pertandingan: Efektivitas Transisi dan Ketangguhan Udara
Pertandingan yang digelar di Incheon ini menyajikan duel menarik antara dua tim dengan gaya berbeda. Yongin FC, yang diperkuat pemain asing berkualitas seperti Gabriel TigrĂ£o dan Vitinho asal Brasil, tampil proaktif sejak menit awal. Mereka menguasai bola dan memberikan tekanan signifikan di lini pertahanan Vietnam. Namun, Timnas Vietnam justru menunjukkan efektivitas dalam permainan transisi.
Pada menit ke-9, umpan terobosan cepat berhasil dimanfaatkan oleh Nguyen Hai Long. Ia melepaskan tembakan akurat dari dalam kotak penalti yang menjebol gawang Yongin FC. Keunggulan ini membuat Vietnam semakin percaya diri. Hai Long hampir menggandakan keunggulan beberapa saat kemudian, namun kiper lawan berhasil menggagalkan peluangnya.
Memasuki akhir babak pertama, Yongin FC berhasil menyamakan kedudukan melalui skema serangan balik yang rapi. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Pada babak kedua, pelatih Kim Sang-sik melakukan rotasi total pemain. Keputusan ini terbukti jitu. Striker naturalisasi Nguyen Xuan Son, yang sebelumnya dikenal sebagai Rafaelson, menjadi pahlawan kemenangan. Pada menit ke-75, ia melompat tinggi menyundul bola umpan silang dari sisi kanan. Sundulannya keras dan terarah, tidak mampu dijangkau kiper lawan. Gol indah ini sekaligus mengamankan kemenangan 2-1 bagi Vietnam.
Nguyen Xuan Son: Senjata Udara yang Mematikan
Penampilan Nguyen Xuan Son dalam laga ini kembali menegaskan reputasinya sebagai salah satu striker paling berbahaya di Asia Tenggara. Pemain naturalisasi asal Brasil ini memiliki postur tinggi dan kemampuan duel udara yang luar biasa. Gol sundulannya ke gawang Yongin FC menjadi contoh sempurna dari ketangguhannya di udara.
Sejak dinaturalisasi, Son telah menjadi andalan lini depan Vietnam. Ia tidak hanya tajam dalam mencetak gol, tetapi juga mampu menjadi target man yang merepotkan bek lawan. Kehadirannya memberikan dimensi baru dalam serangan Vietnam, terutama melalui skema umpan silang dan bola mati.
Jadwal Uji Coba dan Persiapan Menuju ASEAN Championship
Kemenangan ini merupakan bagian dari rangkaian pemusatan latihan Vietnam di Incheon yang dimulai sejak 2 Juli. Sebelumnya, mereka telah menghajar Siheung FC (klub K League 3) dengan skor telak 6-0. Selanjutnya, Vietnam akan menghadapi tantangan lebih berat dengan melawan Gangwon FC, klub yang bermain di K League 1, pada 13 Juli.
| Tanggal | Lawan | Hasil | Keterangan |
|---|---|---|---|
| 2 Juli 2026 | Siheung FC (K League 3) | 6-0 (Menang) | Uji coba pertama |
| 8 Juli 2026 | Yongin FC (K League 2) | 2-1 (Menang) | Uji coba kedua |
| 13 Juli 2026 | Gangwon FC (K League 1) | – | Uji coba ketiga |
| 18 Juli 2026 | Myanmar | – | Laga persahabatan di Thai Nguyen |
Setelah menyelesaikan pemusatan latihan di Korea Selatan pada 14 Juli, Timnas Vietnam akan kembali ke Hanoi untuk melanjutkan persiapan. Mereka dijadwalkan menjalani laga persahabatan melawan Myanmar pada 18 Juli di Stadion Thai Nguyen.
Dampak dan Implikasi bagi Timnas Indonesia
Kemenangan beruntun Vietnam atas klub-klub Korea Selatan menjadi sinyal peringatan bagi rival-rivalnya di Asia Tenggara, termasuk Timnas Indonesia. Vietnam dan Indonesia tergabung dalam Grup A ASEAN Championship 2026 bersama Singapura, Kamboja, dan Timor Leste. Pertemuan kedua tim diprediksi akan menjadi laga penentu siapa yang akan lolos ke semifinal.
Ketangguhan Vietnam di udara, terutama melalui Nguyen Xuan Son, menjadi ancaman serius bagi pertahanan Indonesia. Selain itu, efektivitas transisi yang ditunjukkan Vietnam dalam melawan Yongin FC menunjukkan bahwa mereka tidak hanya mengandalkan penguasaan bola, tetapi juga mampu memanfaatkan celah lawan dengan cepat.
Bagi Indonesia, hasil uji coba Vietnam menjadi bahan evaluasi penting. Pelatih Shin Tae-yong harus menyiapkan strategi khusus untuk meredam pergerakan Son dan memutus aliran bola ke lini depan Vietnam. Pertandingan Indonesia vs Vietnam di ASEAN Championship nanti dipastikan akan berlangsung sengit.
Penutup
Dua kemenangan di tanah Korea Selatan bukan sekadar angka. Ini adalah pernyataan bahwa Vietnam siap bersaing di level tertinggi Asia Tenggara dan bahkan Asia. Dengan striker tangguh seperti Nguyen Xuan Son yang mampu memenangkan duel udara, serta skema transisi yang efisien, Vietnam layak difavoritkan di Grup A. Namun, sepak bola adalah permainan yang dinamis. Indonesia, Singapura, dan tim-tim lain pasti akan mempelajari kelemahan Vietnam. Yang jelas, persaingan di ASEAN Championship 2026 akan semakin panas, dan Indonesia harus waspada.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










