Noussair Mazraoui Pensiun Usai Piala Dunia? Kisah Bek MU yang Ingin Hafal Al-Qur’an

Noussair Mazraoui Pensiun Usai Piala Dunia? Kisah Bek MU yang Ingin Hafal Al-Qur'an

Suara Pecari, Noussair Mazraoui, bek Manchester United andalan Timnas Maroko, harus mengubur mimpi untuk kembali menembus semifinal Piala Dunia 2026 setelah timnya dikalahkan Prancis 2-0 pada perempat final di Boston Stadium, Kamis (9/7/2026). Namun di balik kekalahan ini, tersimpan kisah unik tentang rencana masa depan sang pemain yang mengejutkan banyak pihak: Noussair Mazraoui berencana pensiun dari sepak bola setelah Piala Dunia 2026 untuk fokus menghafal Al-Qur’an dan menjadi imam masjid.

Dalam pertandingan yang berlangsung sengit, Noussair Mazraoui tampil sebagai pahlawan di lini pertahanan Maroko. Ia mencatatkan tujuh kontribusi defensif, termasuk satu tekel, empat sapuan, dan satu blok tembakan. Sayangnya, ia juga menjadi aktor di balik hadiah penalti untuk Prancis setelah melanggar Kylian Mbappe pada menit ke-28. Beruntung, kiper Yassine Bounou mampu menepis tendangan Mbappe yang gagal memanfaatkan peluang emas tersebut.

Namun, keunggulan Prancis akhirnya tercipta pada menit ke-60 melalui gol indah Mbappe yang melengkung masuk ke sudut atas gawang. Enam menit kemudian, Ousmane Dembele menggandakan keunggulan setelah meneruskan umpan Mbappe, melewati hadangan Noussair Mazraoui, dan menembak bola ke tiang jauh. Skor 2-0 bertahan hingga akhir laga, mengulang hasil semifinal Piala Dunia 2022.

Meskipun tersingkir, Noussair Mazraoui mendapat pujian atas performa konsistennya sepanjang turnamen. Namun, yang paling menarik perhatian adalah pernyataan sebelumnya bahwa ia berniat gantung sepatu setelah Piala Dunia 2026. Dalam wawancara dengan media Maroko, Noussair Mazraoui mengaku ingin menghafal Al-Qur’an dan menjadi imam masjid. Keputusan ini didukung oleh rekan-rekannya di Manchester United, yang juga menolak mengenakan jaket dukungan LGBTQ+ sebagai bentuk solidaritas terhadap keyakinan pribadi Mazraoui.

Kekalahan ini menjadi akhir yang pahit bagi perjalanan epik Maroko di Piala Dunia 2026. Setelah mengejutkan dunia dengan mencapai semifinal pada 2022, kali ini mereka harus mengakui keunggulan Prancis. Noussair Mazraoui pun kemungkinan besar akan meninggalkan sepak bola dengan kepala tegak, meninggalkan warisan sebagai salah satu bek terbaik Afrika yang tak hanya tangguh di lapangan, tetapi juga teguh pada prinsip hidupnya.

Bagi penggemar sepak bola, kehilangan Noussair Mazraoui tentu menjadi kabar duka. Namun, keputusannya untuk mengabdikan diri pada agama patut dihormati. Semoga perjalanan hidupnya setelah pensiun membawa berkah dan inspirasi bagi banyak orang.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *