Paolo Maldini Resmi Jabat Direktur Teknik Timnas Italia, Era Baru Sepak Bola Italia Dimulai

Paolo Maldini Resmi Jabat Direktur Teknik Timnas Italia, Era Baru Sepak Bola Italia Dimulai

Suara Pecari, Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) resmi menunjuk legenda AC Milan, Paolo Maldini, sebagai Direktur Teknik Timnas Italia. Keputusan ini diumumkan pada 13 Juli 2026 dan menandai babak baru bagi sepak bola Italia yang tengah berusaha bangkit setelah gagal lolos ke tiga edisi terakhir Piala Dunia. Paolo Maldini dipercaya memimpin proyek pembinaan jangka panjang hingga Piala Dunia 2030, dengan tugas utama memilih pelatih baru dan membangun fondasi sepak bola nasional.

Penunjukan Paolo Maldini mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan, termasuk legenda Italia seperti Dino Zoff, Alessandro Costacurta, dan Beppe Bergomi. Costacurta menilai kehadiran Maldini lebih penting daripada sekadar menunjuk pelatih baru. “Ini adalah berita bagus untuk sepak bola Italia, karena kami telah mendatangkan salah satu orang yang paling berwawasan dan tulus dalam olahraga ini,” ujar Costacurta kepada Sky Sport Italia. Presiden FIGC Giovanni Malagò juga mengungkapkan bahwa Maldini adalah pilihan utama sejak awal.

Dino Zoff, mantan kapten dan pelatih Italia, memberikan dukungan penuh kepada Paolo Maldini. Zoff menekankan bahwa Maldini harus diberi kebebasan untuk menjalankan keyakinannya tanpa intervensi pihak luar. “Paolo telah memberikan begitu banyak untuk sepak bola Italia. Dia adalah sosok yang sempurna dalam hal karakter, karisma, dan kompetensi. Dia harus bebas mengikuti keyakinannya,” kata Zoff dalam wawancara dengan Il Resto del Carlino.

Sementara itu, Beppe Bergomi, yang juga sempat menjadi kandidat Direktur Teknik, mengakui bahwa Paolo Maldini adalah pilihan terbaik. “Maldini memiliki pengalaman, nilai-nilai penting, dan kompetensi. Dia adalah pemain Italia terkuat yang pernah bermain bersama saya. Dia akan membuat perbedaan,” ujar Bergomi kepada La Repubblica. Bergomi juga menambahkan bahwa kombinasi Maldini dengan Leonardo sebagai penasihat adalah langkah cerdas.

Paolo Maldini tidak sendirian dalam tugas barunya. FIGC juga merekrut Leonardo, mantan rekan setimnya di AC Milan, sebagai konsultan teknis. Keduanya akan bekerja sama erat dengan Presiden FIGC Giovanni Malagò. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat struktur baru yang sedang dibangun untuk mengembalikan kejayaan Italia.

Salah satu tugas pertama Paolo Maldini adalah menentukan pelatih baru Timnas Italia. Beberapa nama seperti Pep Guardiola, Roberto Mancini, Antonio Conte, Stefano Pioli, dan Cesc Fabregas disebut-sebut sebagai kandidat. Bergomi menilai Guardiola menarik karena memiliki reputasi dan kemampuan untuk menangani tim nasional. Namun, ia juga mengingatkan bahwa memimpin tim nasional harus menjadi kebanggaan, bukan soal finansial.

Dukungan juga datang dari Giovanni Galli, mantan rekan setim Maldini di Milan. Galli mengungkapkan bahwa ia sudah memprediksi penunjukan ini sejak awal. “Saya mengirim pesan kepada Paolo: ‘Siapkan dirimu, sekarang giliranmu.’ Dia tidak yakin dan bercanda, ‘Kamu tidak sayang padaku.’ Tapi dia mewakili sejarah sepak bola. Dia adalah jaminan,” kata Galli kepada La Stampa.

Paolo Maldini diharapkan dapat membawa perubahan signifikan dalam pembinaan pemain muda Italia. Bergomi menekankan pentingnya memanfaatkan akademi dan memiliki prinsip yang sama di semua level tim nasional. “Kita harus memiliki pedoman yang disepakati bersama, membuat berbagai tim seleksi bermain dengan ide yang sama, memandang tim nasional seperti tim utama sebuah klub,” ujarnya.

Dengan pengalaman panjang sebagai pemain elite dan petinggi klub, Paolo Maldini diyakini mampu membawa Italia kembali bersaing di level tertinggi. Kehadirannya disambut sebagai awal era baru bagi sepak bola Italia yang penuh harapan.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *