Timnas Inggris Tunjukkan Karakter Kuat saat Tekuk Meksiko dengan 10 Pemain, Wayne Rooney Bukti Bisa Juara Piala Dunia

Timnas Inggris Tunjukkan Karakter Kuat saat Tekuk Meksiko dengan 10 Pemain, Wayne Rooney Bukti Bisa Juara Piala Dunia

Drama 10 Pemain: Inggris Taklukkan Meksiko di Babak 16 Besar

Suara Pecari, Pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara tuan rumah Meksiko dan Timnas Inggris di Estadio Azteca, Kota Meksiko, pada 13 Juli 2026, menjadi salah satu laga paling dramatis dalam sejarah turnamen. Inggris, yang harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-54 setelah Jarel Quansah mendapat kartu merah, berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 3-2. Kemenangan ini tidak hanya membawa Inggris ke perempat final, tetapi juga menjadi bukti nyata ketangguhan mental dan karakter juara tim asuhan Gareth Southgate.

Kronologi Pertandingan

WaktuKejadian
Menit 36Jude Bellingham mencetak gol pertama untuk Inggris setelah menerima umpan terobosan dari Declan Rice.
Menit 38Bellingham kembali mencetak gol, kali ini melalui tendangan voli spektakuler dari sudut sempit.
Menit 42Meksiko memperkecil ketertinggalan melalui Julian Quinones yang memanfaatkan kemelut di depan gawang.
Menit 54Jarel Quansah diusir wasit setelah VAR meninjau tekel kerasnya pada pemain Meksiko.
Menit 60Harry Kane mencetak gol penalti setelah Bellingham dilanggar di kotak penalti.
Menit 69Raul Jimenez mencetak gol penalti untuk Meksiko setelah pelanggaran oleh Kyle Walker.
Menit 90+5Pertandingan berakhir dengan kemenangan 3-2 untuk Inggris.

Analisis Wayne Rooney: Karakter Juara Terlihat Jelas

Mantan kapten Timnas Inggris, Wayne Rooney, yang hadir sebagai komentator untuk BBC, memberikan pujian setinggi-tingginya. “Inggris menunjukkan karakter, semangat juang, tekad, dan semua yang ingin dilihat dari sebuah tim. Mereka menunjukkan semuanya malam ini,” ujar Rooney. Menurutnya, pertandingan menjadi sangat sulit saat Inggris harus bermain dengan 10 pemain. “Meksiko terus menekan dan saya sempat khawatir karena Inggris bertahan terlalu dalam. Namun, para pemain benar-benar mengorbankan segalanya. Bek tampil tangguh dan Jordan Pickford bermain luar biasa,” tambahnya.

Rooney juga menyoroti bagaimana Inggris mampu mempertahankan keunggulan meski dalam tekanan. “Inggris tampil lebih baik sebelum kartu merah. Setelah itu, Inggris menunjukkan caranya bertahan, menghalau bola udara, memblokir tendangan, dan menjaga pertahanan dengan baik. Pertandingan ini menjadi bukti jika Inggris bisa memenangi Piala Dunia. Kepercayaan diri yang didapatkan pemain dari kemenangan kali ini akan sangat besar,” tegas Rooney.

Faktor Kunci Kemenangan Inggris

  • Ketangguhan Mental: Bermain dengan 10 pemain di kandang lawan yang fanatik bukanlah tugas mudah. Inggris menunjukkan disiplin taktik dan semangat pantang menyerah.
  • Penampilan Gemilang Jude Bellingham: Dua gol cepat Bellingham memberi Inggris keunggulan awal yang krusial. Ia menjadi motor serangan sekaligus membantu pertahanan saat tim kekurangan pemain.
  • Pertahanan Solid: Bek tengah John Stones dan Harry Maguire tampil heroik dengan memenangkan duel udara dan melakukan blok-blok krusial.
  • Jordan Pickford: Kiper Everton itu melakukan beberapa penyelamatan penting, termasuk menepis tendangan jarak dekat di menit-menit akhir.

Dampak dan Implikasi

Kemenangan ini membawa Inggris ke perempat final Piala Dunia 2026, di mana mereka akan menghadapi pemenang antara Brasil dan Swiss. Kepercayaan diri skuad The Three Lions meningkat drastis setelah mampu melewati ujian berat melawan tuan rumah. Secara psikologis, kemenangan dengan 10 pemain menjadi modal berharga untuk pertandingan-pertandingan selanjutnya. Selain itu, performa impresif ini juga memicu euforia di kalangan pendukung Inggris di tanah air, yang mulai percaya bahwa mimpi juara Piala Dunia kedua (setelah 1966) bisa terwujud.

Bagi Meksiko, kekalahan ini tentu menyakitkan. Sebagai tuan rumah, mereka gagal memanfaatkan dukungan penuh suporter. Namun, penampilan mereka patut diacungi jempol karena mampu memberikan perlawanan sengit hingga akhir. Pelatih Meksiko, Diego Cocca, harus mengevaluasi kelemahan di lini belakang yang kerap kebobolan dari serangan balik cepat.

Penutup

Malam di Estadio Azteca itu menjadi saksi bagaimana Timnas Inggris menempa karakter juara di tengah badai tekanan. Dari kartu merah yang mengguncang hingga sorak sorai pendukung tuan rumah yang menderu, Inggris berdiri tegak. Wayne Rooney, yang pernah merasakan pahitnya gagal di Piala Dunia bersama Inggris, kini melihat secercah harapan besar. Jika Inggris mampu mempertahankan semangat seperti yang ditunjukkan saat melawan Meksiko, bukan tidak mungkin trofi Piala Dunia 2026 akan kembali ke tanah kelahirannya setelah 60 tahun penantian. Kini, seluruh mata tertuju pada langkah selanjutnya: bisakah The Three Lions mewujudkan ramalan sang legenda?

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *