Setelah Pendaftaran Ditutup: 5 Kandidat Bersaing Memperebutkan Kursi Ketua Federasi Sepakbola Arab Saudi
Suara Pecari – Proses pemilihan ketua baru Federasi Sepakbola Arab Saudi (SAFF) memasuki tahap penentuan setelah penutupan pendaftaran calon. Lima kandidat kini bersaing untuk menggantikan posisi yang ditinggalkan oleh Yasser Al Misehal, yang mengundurkan diri pasca kegagalan timnas Arab Saudi di Piala Dunia 2026.
Pendaftaran calon ketua federasi resmi ditutup, dengan daftar akhir yang memuat lima nama yakni Khalid Al-Ghamdi, Badr Al-Ruzaiza, Hatem Khimi, Yahya Al-Sharif, dan Ahmed Al-Wadai. Proses ini mengawali pemilihan dewan direksi baru yang akan memimpin sepakbola Arab Saudi hingga tahun 2030.
Proses Pemilihan dan Kandidat
Setelah pengumuman pengunduran diri Al Misehal, federasi membuka kesempatan bagi calon ketua baru. Awalnya terdapat enam kandidat, namun Dawoud Al-Muqrin dan Muaid Al-Shahri menarik diri, menyisakan lima kandidat yang akan bersaing.
Komite pemilihan saat ini sedang meninjau berkas dan daftar pemilih. Selanjutnya, akan dibuka periode keberatan dan banding sebelum rapat umum pemilihan yang dijadwalkan pada 30 Agustus 2026.
Signifikansi Pemilihan Ketua Baru
Pemilihan ini mendapat perhatian besar karena posisi ketua federasi sangat strategis dalam pengembangan sepakbola di Arab Saudi. Ketua baru diharapkan mampu mengelola agenda penting seperti pengembangan kompetisi lokal, mendukung tim nasional, serta mewujudkan proyek kebangkitan sepakbola sesuai Visi Kerajaan 2030.
Sepakbola Arab Saudi sedang mengalami kemajuan signifikan di level domestik, kontinental, dan internasional, sehingga kepemimpinan federasi akan sangat menentukan arah dan keberlanjutan perkembangan olahraga ini.
Proses dan Jadwal Pemilihan
- Penutupan pendaftaran calon ketua federasi telah selesai.
- Komite pemilihan meninjau berkas dan daftar pemilih.
- Dibuka periode keberatan dan banding sesuai jadwal.
- Rapat umum pemilihan ketua federasi dijadwalkan pada 30 Agustus 2026.
Kandidat yang terpilih akan memimpin SAFF hingga tahun 2030, membawa harapan baru bagi masa depan sepakbola Arab Saudi.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.









