AC Milan Tunjukkan Kelemahan Manchester United Jelang Musim Baru Liga Inggris 2026/2027

Suara PecariManchester United mengalami kekalahan 2-4 dari AC Milan dalam laga uji coba terakhir mereka jelang musim kompetisi Liga Inggris 2026/2027. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Tarczynski, Wroclaw, Polandia, tersebut memperlihatkan sejumlah kelemahan yang harus segera dibenahi oleh Setan Merah.

Kekalahan ini menjadi sinyal penting bagi pelatih Michael Carrick dan timnya untuk memperbaiki performa, terutama setelah MU sempat unggul dua kali melalui gol Harry Maguire dan Patrick Dorgu. Namun, AC Milan mampu membalikkan keadaan dengan empat gol dari Samuel Chukwueze, Alphadjo Cisse, Goncalo Ramos, dan Ruben Loftus-Cheek.

Kelemahan Utama Manchester United Terungkap

Harry Maguire, bek Manchester United, mengakui bahwa penampilan timnya pada pertandingan tersebut merupakan salah satu yang terburuk selama pramusim. MU bermain dengan tempo lambat dan terlalu pasif, sementara AC Milan tampil lebih agresif dan mengontrol jalannya pertandingan sejak awal. Cuaca panas juga menjadi faktor yang membuat situasi pertandingan menjadi sulit bagi MU.

Salah satu titik lemah yang paling mencolok adalah lini pertahanan, terutama di sisi kiri. Luke Shaw, yang mengisi posisi bek kiri, kesulitan mengimbangi kecepatan dan pergerakan pemain AC Milan seperti Samuel Chukwueze dan Alphadjo Cisse. Kurangnya dukungan dan koordinasi membuat sektor ini sering dieksploitasi lawan, berujung pada sejumlah peluang berbahaya bagi AC Milan.

Selain Shaw, Lisandro Martinez yang baru kembali dari Piala Dunia 2026 belum mencapai kondisi kebugaran optimal, sehingga mudah kalah dalam duel kecepatan dengan pemain lawan seperti Ruben Loftus-Cheek. Duet bek tengah Harry Maguire dan Ayden Heaven juga belum klop dalam mengatur build-up bola dari bawah, sering mengalami kesulitan menghadapi tekanan tinggi, seperti yang terjadi pada laga melawan Paris Saint-Germain sebelumnya.

Respon Pelatih AC Milan dan Situasi Pasca Laga

Pelatih AC Milan, Ruben Amorim, menyatakan bahwa pertandingan melawan Manchester United adalah laga biasa tanpa beban emosional khusus, meskipun ia pernah melatih MU sebelumnya. Hasil positif ini menjadi modal penting bagi AC Milan menjelang kompetisi Serie A 2026-2027.

Setelah pertandingan, beberapa mantan pemain MU yang kini membela AC Milan menyambut Ruben Amorim dengan hangat, sementara tiga pemain MU tidak ikut bersalaman setelah pertandingan, menandakan suasana yang cukup tegang di kubu Setan Merah.

Perbaikan yang Harus Dilakukan MU Jelang Liga Inggris 2026/2027

Michael Carrick harus segera menangani sejumlah masalah utama yang terlihat dari laga uji coba ini, antara lain:

  • Lini pertahanan kiri: Membutuhkan pemain yang lebih solid dan dukungan gelandang bertahan untuk mengurangi beban Luke Shaw.
  • Koordinasi bek tengah: Duet Maguire dan Heaven perlu memperbaiki komunikasi dan kemampuan mengatasi pressing lawan.
  • Build-up permainan: Mempercepat alur operan dan pengisian posisi agar tidak mudah kehilangan bola di area berbahaya.
  • Ketergantungan serangan: Mengurangi ketergantungan pada Bruno Fernandes dengan menciptakan variasi serangan yang lebih dinamis.

Dengan waktu yang terbatas sebelum Liga Inggris dimulai pada 22 Agustus 2026, perbaikan ini menjadi krusial agar Manchester United dapat bersaing lebih baik di musim baru.

Secara keseluruhan, kekalahan dari AC Milan menjadi pelajaran berharga bagi MU untuk mengidentifikasi kelemahan dan mempersiapkan strategi yang lebih matang demi menghadapi persaingan sengit di Premier League 2026/2027.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *