Jannik Sinner Mundur dari US Open 2026 akibat Cedera Lutut
Suara Pecari – Petenis nomor satu dunia asal Italia, Jannik Sinner, mengumumkan pengunduran dirinya dari turnamen Grand Slam US Open 2026 karena cedera pada lutut kanannya yang belum pulih sepenuhnya.
Keputusan ini diambil setelah evaluasi bersama tim pelatih dan medis, yang menilai bahwa kondisi lutut Sinner belum memungkinkan untuk bertanding di turnamen yang akan berlangsung mulai 23 Agustus hingga 13 September 2026 tersebut.
Sinner, yang berusia 25 tahun, menyampaikan rasa kecewanya karena tidak dapat tampil di New York, tempat yang memiliki arti khusus baginya. Ia juga menyatakan harapannya untuk segera pulih dan kembali bermain di hadapan para penggemar.
Musim yang Mengesankan Sebelum Cedera
Sebelum mengalami cedera, Sinner menjalani musim 2026 yang sangat impresif. Ia mencatat 44 kemenangan dan hanya tiga kekalahan, serta berhasil mengumpulkan enam gelar juara, termasuk pada turnamen prestisius seperti Indian Wells, Miami, Monte Carlo, Madrid, Roma, dan Wimbledon.
Turnamen terakhir yang diikutinya adalah Wimbledon 2026, di mana Sinner meraih gelar Grand Slam kelimanya dengan mengalahkan Alexander Zverev di final. Prestasi ini mempertegas posisinya sebagai salah satu petenis terbaik dunia saat ini.
Riwayat Cedera dan Proses Pemulihan
Dalam beberapa hari terakhir, Sinner telah berlatih di Monte Carlo untuk memantau perkembangan kondisinya. Namun, hasil evaluasi menunjukkan bahwa lutut kanannya masih membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih sepenuhnya.
Akibatnya, Sinner memutuskan untuk fokus pada proses pemulihan di Eropa dan menargetkan untuk kembali bertanding pada rangkaian turnamen di Asia, termasuk di Beijing dan Shanghai.
Dampak Pengunduran Diri Sinner di US Open 2026
Absennya Sinner menjadi kejutan besar dalam dunia tenis, terutama bagi persaingan di US Open 2026. Ini merupakan kali pertama Sinner melewatkan turnamen Grand Slam sejak debutnya pada US Open 2019.
Kehilangan petenis nomor satu dunia ini membuka peluang bagi para pesaing lain, termasuk juara bertahan Carlos Alcaraz, yang kini menjadi favorit utama untuk merebut gelar di Flushing Meadows setelah menjalani empat bulan absen.
Meski begitu, kompetisi diperkirakan akan tetap ketat dengan kehadiran sejumlah pemain top dunia lainnya.
Sinner sebelumnya pernah menjuarai US Open pada 2024 dan mencapai final pada 2025 sebelum kalah dari Alcaraz.
Kondisi lutut yang belum pulih sepenuhnya menjadi alasan utama di balik keputusan mundurnya Sinner, yang juga sempat absen pada turnamen Cincinnati Open dan Canadian Open sebagai bagian dari persiapan menuju US Open.
Dengan fokus pemulihan yang matang, diharapkan Sinner dapat kembali ke performa terbaiknya pada musim berikutnya.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










