Bukan Cuma Bhayangkara FC, Bernardo Tavares Waspadai 2 Hal Ini Jelang Debut Persebaya di Super League 2026/2027

Bukan Cuma Bhayangkara FC, Bernardo Tavares Waspadai 2 Hal Ini Jelang Debut Persebaya di Super League 2026/2027

Suara Pecari, Bandar Lampung – Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, mengungkapkan dua tantangan utama yang harus diwaspadai jelang laga perdana Super League 2026/2027 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion PKOR Sumpah Pemuda pada Sabtu (5/9) sore WIB. Tantangan tersebut adalah cuaca panas dan kondisi lapangan yang berpotensi mempengaruhi jalannya pertandingan.

Cuaca Panas Jadi Tantangan

Berbeda dengan pertandingan pramusim yang sebagian besar berlangsung pada malam hari, laga perdana Super League akan digelar pada sore hari dengan potensi suhu yang lebih tinggi. Kondisi ini menjadi perhatian khusus bagi Bernardo Tavares, yang langsung melakukan penyesuaian dalam program latihan agar para pemain dapat beradaptasi dengan kondisi cuaca tersebut.

“Pertandingan nanti kemungkinan dilakukan sore hari, mungkin akan panas. Jadi, kami mencoba berlatih lebih awal. Target kami adalah melakukan adaptasi yang baik terhadap cuaca,” jelas pelatih asal Portugal tersebut.

Kondisi Lapangan Jadi Perhatian

Selain cuaca, kondisi rumput Stadion PKOR Sumpah Pemuda juga menjadi perhatian utama. Bernardo mengaku belum mengetahui secara pasti kondisi terkini lapangan, namun berdasarkan pengalaman musim lalu, rumput di stadion tersebut sering membuat bola memantul tidak beraturan, yang dapat memengaruhi strategi permainan.

“Saya belum tahu bagaimana kondisi lapangan di sana sekarang. Saya rasa mereka sudah memperbaiki rumputnya, karena musim lalu saya ingat bola sering memantul tidak beraturan. Jika lapangan masih seperti itu, tim yang memenangkan second ball dan lebih kuat secara fisik akan memiliki keuntungan. Persiapan kami juga mencakup hal itu,” tegasnya.

Strategi Menghadapi Kondisi Lapangan

Kondisi lapangan yang kurang ideal dapat mengubah karakter pertandingan dan menuntut Persebaya untuk tidak hanya mengandalkan permainan dalam situasi ideal. Jika bola sulit dikontrol atau memantul tidak beraturan, duel perebutan bola kedua dan kekuatan fisik bisa menjadi faktor penentu hasil pertandingan.

Bernardo menilai Bhayangkara FC memiliki pemain-pemain yang kuat secara fisik, sehingga Persebaya harus siap menghadapi duel fisik yang ketat.

“Intinya, kita harus siap dengan segala kemungkinan, baik lapangannya bagus atau tidak. Jika bola banyak memantul, kita harus menang adu fisik. Bhayangkara FC adalah tim yang kuat secara fisik,” pungkas Bernardo Tavares.

Persiapan Persebaya Jelang Debut

Persiapan yang matang dari segi fisik dan adaptasi terhadap kondisi lingkungan menjadi fokus utama Persebaya menjelang laga pertama Super League musim ini. Pelatih Bernardo Tavares berkomitmen untuk memastikan para pemainnya siap menghadapi berbagai tantangan agar dapat tampil maksimal dan meraih hasil positif di laga perdana.

Dengan perhatian khusus terhadap cuaca dan kondisi lapangan, Persebaya berharap dapat memulai kompetisi dengan performa optimal dan membawa pulang kemenangan dari kandang Bhayangkara Presisi Lampung FC.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *