Cuaca Buruk di Selat Bali Picu Antrean Panjang di Pelabuhan Ketapang

Suara Pecari | Cuaca buruk yang melanda perairan Selat Bali berdampak signifikan terhadap lalu lintas kendaraan menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Antrean kendaraan yang mengarah ke pelabuhan tercatat mencapai panjang sekitar 3 kilometer pada hari Jumat, 22 Mei 2026, dengan mayoritas kendaraan adalah truk besar dan logistik.

Antrean panjang ini mulai terlihat sejak pagi hari, dan situasi semakin parah pada malam sebelumnya, di mana antrean dilaporkan mengular lebih dari 5 kilometer. Meskipun demikian, kendaraan roda dua masih dapat melintas dengan relatif lancar dengan memanfaatkan celah yang ada di antara kendaraan besar.

Arief Eko, General Manager ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, mengungkapkan bahwa perubahan cuaca yang terjadi sejak Rabu malam memengaruhi operasional penyeberangan Ketapang-Gilimanuk. Hal ini mengharuskan penyesuaian dalam operasional penyeberangan demi keselamatan pelayaran.

“Proses manuver kapal saat sandar dan bongkar muat harus dilakukan dengan hati-hati,” jelas Arief Eko. Ia menambahkan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama, sehingga menyebabkan antrean kendaraan logistik di beberapa titik di area pelabuhan.

Meskipun antrean cukup panjang, operasional penyeberangan tetap berjalan. Pihak ASDP bersama regulator dan instansi terkait mengambil langkah-langkah penanganan dengan mengatur pola operasi kapal serta mengoptimalkan kantong parkir di Bulusan. Mereka juga mengimbau para pengguna jasa untuk mengatur jadwal perjalanan dengan baik dan memantau perkembangan informasi operasional penyeberangan sebelum menuju pelabuhan.

Rahut, Pengawas Keselamatan dan Keamanan Pelayaran BPTD Ketapang, menyatakan bahwa kapal mengalami kesulitan saat proses sandar di dermaga akibat kondisi cuaca yang buruk. Hal ini berakibat pada waktu bongkar muat kendaraan yang lebih lama dari biasanya, yang pada gilirannya memicu antrean di Pelabuhan Ketapang.

Ia juga menambahkan bahwa kondisi air surut di Dermaga LCM di kedua sisi pelabuhan menghambat proses bongkar muat, sehingga tidak dapat dilakukan secara maksimal. Situasi ini menambah kompleksitas dalam proses penyeberangan di tengah cuaca yang tidak mendukung.

Secara keseluruhan, meskipun cuaca buruk memengaruhi operasional penyeberangan dan menyebabkan antrean kendaraan yang panjang, pihak ASDP berkomitmen untuk menjaga keselamatan dan kelancaran layanan di Pelabuhan Ketapang.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan