BMKG: Gelombang Perairan Sabang-Banda Aceh Capai 2,5 Meter, Nelayan dan Wisatawan Diimbau Waspada
Suara Pecari, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maimun Saleh Sabang mengeluarkan peringatan dini terkait ketinggian gelombang di perairan Sabang-Banda Aceh yang diprakirakan mencapai 2,5 meter. Kondisi ini masuk dalam kategori gelombang sedang dan berpotensi memengaruhi aktivitas pelayaran, perikanan, serta pariwisata bahari di wilayah tersebut.
Prakiraan Gelombang dan Cuaca Terkini
Kepala BMKG Sabang, Teguh Suprapto, menjelaskan bahwa tinggi gelombang di perairan Sabang-Banda Aceh berkisar antara 1,25 hingga 2,5 meter. Gelombang ini dipengaruhi oleh arah angin yang bertiup dari barat daya hingga barat dengan kecepatan 10 hingga 20 knot. “Kondisi ini masih tergolong sedang, namun masyarakat yang beraktivitas di laut tetap harus waspada dan selalu memperbarui informasi cuaca sebelum berlayar,” ujar Teguh pada Selasa, 7 Juli 2026.
Cuaca di wilayah Kota Sabang secara umum didominasi cerah hingga cerah berawan. Pada pagi hari, wilayah Sukajaya, Sukakarya, dan Sukamakmue diperkirakan cerah berawan, kemudian berubah menjadi cerah pada siang hingga sore hari, dan kembali cerah berawan pada malam hingga dini hari. Suhu udara berkisar antara 24 hingga 32 derajat Celsius dengan kelembapan 60 hingga 95 persen.
Dampak bagi Nelayan dan Wisatawan
Gelombang setinggi 2,5 meter dapat membahayakan kapal-kapal kecil yang biasa digunakan nelayan tradisional. Para nelayan di Sabang dan Banda Aceh diimbau untuk tidak memaksakan diri melaut jika kondisi gelombang diprakirakan memburuk. Selain itu, pelaku wisata bahari seperti penyelaman, snorkeling, dan tur kapal juga harus memperhatikan keselamatan. “Pengguna jasa transportasi laut, nelayan, dan pelaku wisata bahari diharapkan selalu memperbarui informasi cuaca sebelum berlayar,” tambah Teguh.
Data Pasang Surut Air Laut
BMKG juga mencatat jadwal pasang naik dan surut air laut yang perlu diwaspadai, terutama bagi aktivitas di pesisir.
| Waktu (WIB) | Ketinggian (meter) | Keterangan |
|---|---|---|
| 03.00-04.00 | 1,4 | Pasang naik |
| 08.00-09.00 | 0,5 | Pasang surut |
| 15.00-16.00 | 1,4 | Pasang naik |
| 21.00-22.00 | 0,4 | Pasang surut |
Rekomendasi Keselamatan
BMKG memberikan sejumlah rekomendasi bagi masyarakat yang beraktivitas di laut:
- Selalu memantau informasi cuaca terkini dari BMKG melalui website resmi atau aplikasi.
- Nelayan dengan kapal kecil disarankan tidak melaut jika kecepatan angin melebihi 15 knot dan tinggi gelombang di atas 2,0 meter.
- Wisatawan yang akan melakukan kegiatan bahari sebaiknya berkonsultasi dengan operator wisata mengenai kondisi cuaca dan gelombang.
- Masyarakat pesisir agar waspada terhadap pasang naik yang dapat menyebabkan banjir rob di daerah rendah.
Kondisi cuaca dan gelombang ini diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan seiring dengan pola angin musiman. BMKG akan terus memperbarui informasi secara berkala. “Meski cuaca secara umum cukup baik, masyarakat tetap perlu menyesuaikan aktivitas di laut dengan kondisi angin dan gelombang yang diprakirakan BMKG. Informasi cuaca yang diperbarui secara berkala dapat menjadi acuan sebelum melakukan pelayaran,” pungkas Teguh.
Dengan prakiraan gelombang yang mencapai 2,5 meter, para pemangku kepentingan di sektor kelautan dan pariwisata diharapkan dapat mengambil langkah antisipatif. Keselamatan jiwa dan harta benda harus menjadi prioritas utama, terutama bagi mereka yang menggantungkan hidup dari laut. BMKG mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dan tidak mengabaikan peringatan dini yang telah dikeluarkan.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










