Ruas Pansela Tulungagung Rampung, Buka Akses Destinasi Wisata Pesisir Selatan
Suara Pecari | Pembangunan infrastruktur di Indonesia terus menunjukkan kemajuan signifikan. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) baru-baru ini mengumumkan bahwa seluruh ruas Jalur Pantai Selatan (Pansela) di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, telah rampung dikerjakan. Keberhasilan proyek ini membuka akses yang lebih baik menuju sejumlah destinasi wisata pesisir selatan yang selama ini sulit dijangkau. Ruas Pansela Tulungagung Rampung Buka Akses Destinasi Wisata Pesisir Selatan LPP RRI menjadi berita utama yang patut disyukuri, karena akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di wilayah tersebut.
Penyelesaian terakhir dilakukan pada ruas Brumbun-Sine, yang sebelumnya sempat menghadapi kendala longsor di beberapa titik. Ruas tersebut berhasil diselesaikan pada akhir Mei 2026. Menteri PU Dody Hanggodo menyatakan bahwa pembangunan Pansela tidak hanya meningkatkan konektivitas wilayah, tetapi juga membuka akses menuju kawasan wisata dan pusat ekonomi masyarakat pesisir wilayah selatan Pulau Jawa. Dengan demikian, Ruas Pansela Tulungagung Rampung Buka Akses Destinasi Wisata Pesisir Selatan LPP RRI diharapkan menjadi solusi untuk mengurangi kepadatan di jalur Pantura maupun Tol Trans Jawa.
Secara keseluruhan, koridor Pansela di Tulungagung kini terhubung sepanjang 51,56 kilometer, membentang dari perbatasan Kabupaten Trenggalek hingga Kabupaten Blitar. Jalur ini memudahkan akses menuju destinasi wisata seperti Pantai Sine, Pantai Dlodo, Pantai Gemah, Pantai Brumbun, dan Kedung Tumpang. Dengan akses yang lebih baik, diharapkan kunjungan wisatawan akan meningkat, yang pada gilirannya mendukung pertumbuhan usaha masyarakat di sektor perdagangan, kuliner, jasa wisata, dan perikanan. Keberadaan Ruas Pansela Tulungagung Rampung Buka Akses Destinasi Wisata Pesisir Selatan LPP RRI menjadi angin segar bagi perekonomian lokal.
Menteri Dody menambahkan bahwa Pansela diharapkan menjadi alternatif perjalanan masyarakat. Selain itu, jalan ini juga membuka akses menuju kawasan wisata dan sentra ekonomi masyarakat pesisir. Dengan tersambungnya seluruh ruas, mobilitas barang dan orang menjadi lebih lancar. Proyek ini merupakan bagian dari pembangunan Pansela Jawa yang ditargetkan tersambung lebih dari 1.500 kilometer. Secara keseluruhan, koridor Pansela di Jawa Timur memiliki panjang 628,39 kilometer.
Dampak positif dari rampungnya ruas ini sudah mulai terasa. Para pelaku usaha di sektor pariwisata dan perikanan optimis bahwa jumlah pengunjung akan meningkat drastis. Pemerintah daerah setempat juga menyambut baik penyelesaian proyek ini dan berencana untuk mengembangkan lebih banyak fasilitas pendukung di sekitar destinasi wisata. Dengan demikian, Ruas Pansela Tulungagung Rampung Buka Akses Destinasi Wisata Pesisir Selatan LPP RRI tidak hanya menjadi infrastruktur fisik, tetapi juga menjadi katalisator pembangunan ekonomi regional.
Kesimpulannya, rampungnya seluruh ruas Pansela di Tulungagung merupakan pencapaian penting dalam pembangunan infrastruktur Indonesia. Akses yang lebih baik ke destinasi wisata pesisir selatan akan mendorong sektor pariwisata dan ekonomi lokal. Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan jalur ini untuk meningkatkan kesejahteraan. Pemerintah pun berkomitmen untuk terus melanjutkan pembangunan Pansela di wilayah lain guna mewujudkan konektivitas nasional yang lebih merata.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












