TNI Bersinergi dengan Puskesmas Sukolilo, Warga Antusias Ikuti Skrining TB

TNI Bersinergi dengan Puskesmas Sukolilo, Warga Antusias Ikuti Skrining TB

Sinergi TNI dan Puskesmas Sukolilo: Skrining TB Gratis Antusiasme Warga

Suara Pecari, Bangkalan – Dalam upaya meningkatkan deteksi dini penyakit tuberkulosis (TB), Puskesmas Sukolilo bekerja sama dengan Koramil Labang menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis dan Skrining Sistem Tuberkulosis (SSTB) di Balai Desa Sukolilo Barat, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan, Sabtu, 11 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti oleh masyarakat dari empat desa: Sukolilo Barat, Kesek, Sukolilo Timur, dan Baengas. Antusiasme warga terlihat sejak pagi hari, mereka berbondong-bondong datang untuk memeriksakan kesehatan dan menjalani skrining TB melalui foto rontgen.

Kehadiran Babinsa Koramil Labang, Serda Sopyan Hadi, menjadi bukti nyata dukungan TNI AD terhadap program kesehatan pemerintah. Beliau membantu menciptakan suasana yang tertib dan kondusif selama kegiatan berlangsung. Serda Sopyan Hadi menegaskan bahwa pendampingan Babinsa merupakan bagian dari komitmen TNI untuk selalu hadir di tengah masyarakat. “Melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis dan skrining TB ini, kami berharap masyarakat semakin peduli terhadap pentingnya menjaga kesehatan serta tidak ragu melakukan pemeriksaan sejak dini. Babinsa akan terus bersinergi dengan tenaga kesehatan dan pemerintah desa demi mewujudkan masyarakat yang sehat dan produktif,” ujarnya.

Latar Belakang dan Urgensi Skrining TB

Tuberkulosis (TB) masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama di Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, Indonesia menempati peringkat kedua kasus TB terbanyak di dunia setelah India. Pada tahun 2025, diperkirakan terdapat lebih dari 1 juta kasus baru TB di Indonesia, dengan angka kematian sekitar 150.000 per tahun. Kabupaten Bangkalan, termasuk Kecamatan Labang, memiliki angka temuan kasus TB yang masih perlu ditingkatkan. Banyak penderita TB yang tidak terdiagnosis atau terlambat mendapatkan pengobatan sehingga penularan terus terjadi.

Kegiatan skrining TB massal seperti ini menjadi salah satu strategi pemerintah untuk mencapai target eliminasi TB pada tahun 2030. Dengan deteksi dini, pasien dapat segera mendapatkan pengobatan yang tepat, mengurangi risiko penularan, dan mencegah komplikasi. Puskesmas Sukolilo sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan di tingkat kecamatan terus berinovasi mendekatkan layanan kepada masyarakat.

Rangkaian Kegiatan dan Pelayanan

Jenis PelayananKeterangan
Pemeriksaan Kesehatan UmumMeliputi cek tekanan darah, gula darah, dan konsultasi kesehatan
Skrining TB (SSTB)Foto rontgen dada untuk mendeteksi kelainan paru yang dicurigai TB
Edukasi KesehatanPenyuluhan tentang gejala TB, cara pencegahan, dan pentingnya kepatuhan berobat
Rujukan (jika diperlukan)Pasien dengan hasil rontgen positif langsung dirujuk ke Puskesmas untuk pemeriksaan dahak dan pengobatan

Selain itu, petugas kesehatan juga memberikan layanan konseling gizi dan imunisasi bagi anak-anak yang hadir. Tersedia pula obat-obatan gratis untuk penyakit ringan seperti demam dan batuk.

Dampak dan Implikasi bagi Masyarakat

Kegiatan ini membawa dampak positif yang signifikan. Pertama, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang TB. Banyak warga yang sebelumnya enggan atau takut memeriksakan diri karena stigma penyakit TB. Kedua, deteksi dini memungkinkan pengobatan lebih awal, yang tidak hanya menyelamatkan nyawa tetapi juga mengurangi biaya pengobatan jangka panjang. Ketiga, sinergi TNI dan tenaga kesehatan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap program pemerintah. Kehadiran Babinsa memberikan rasa aman dan nyaman, terutama bagi warga yang tinggal di daerah pedesaan.

Peran TNI dalam Mendukung Kesehatan Masyarakat

TNI AD melalui Babinsa memiliki peran strategis dalam pembangunan kesehatan di daerah. Selain menjaga keamanan, Babinsa juga aktif menjadi agen perubahan perilaku hidup bersih dan sehat. Program seperti ini merupakan bagian dari tugas teritorial TNI yang tidak hanya berfokus pada pertahanan tetapi juga kesejahteraan rakyat. Serda Sopyan Hadi menambahkan, “Kami berkomitmen untuk terus mendukung setiap kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat, terutama di bidang kesehatan.”

Antusiasme Warga dan Testimoni

Warga Desa Sukolilo Barat, Ibu Sari (45 tahun), mengaku sangat terbantu dengan adanya pemeriksaan gratis ini. “Saya selama ini sering batuk-batuk tapi takut periksa. Setelah tahu ada skrining gratis, saya langsung datang. Alhamdulillah hasil rontgen saya negatif, tapi saya jadi lebih paham cara mencegah TB,” ujarnya. Kepala Desa Sukolilo Barat, Bapak Hasan, juga menyambut baik kegiatan ini. “Kerja sama antara Puskesmas dan TNI ini patut dicontoh. Masyarakat menjadi lebih sadar kesehatan dan tidak terbebani biaya.”

Target dan Rencana Ke Depan

Puskesmas Sukolilo menargetkan untuk menggelar kegiatan serupa secara rutin setiap tiga bulan sekali di berbagai desa di Kecamatan Labang. Selain itu, akan dilakukan pendampingan bagi pasien TB yang sedang menjalani pengobatan agar tidak putus berobat. Pemerintah Kabupaten Bangkalan juga berencana memperluas jangkauan skrining TB ke kecamatan lain dengan dukungan TNI dan instansi terkait.

Di tengah keterbatasan anggaran dan sumber daya manusia, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program kesehatan. Keberadaan Babinsa sebagai jembatan antara masyarakat dan pelayanan kesehatan terbukti efektif dalam menjangkau warga yang sulit diakses. Inovasi seperti menjemput bola dengan skrining massal ini diharapkan mampu menekan angka kejadian TB di Bangkalan dan sekitarnya.

Kegiatan skrining TB gratis ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan langkah konkret dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya kesehatan. Dengan dukungan semua pihak, mulai dari tenaga kesehatan, TNI, pemerintah desa, hingga masyarakat, target eliminasi TB di Indonesia pada tahun 2030 bukanlah mimpi belaka. Sinergi seperti ini harus terus dirawat dan dikembangkan agar setiap warga negara, terutama yang tinggal di daerah terpencil, mendapatkan hak yang sama atas pelayanan kesehatan yang berkualitas.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *