Menyusuri Baduy, Berburu Durian Manis Langsung dari Kebun

Menyusuri Baduy, Berburu Durian Manis Langsung dari Kebun

Suara Pecari, Lebak – Musim durian di kawasan adat Baduy, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, menjadi magnet baru bagi wisatawan. Selain menikmati alam dan budaya masyarakat adat, pengunjung kini dapat berburu durian manis langsung dari kebun warga setempat.

Panen Durian Melimpah di Baduy

Tahun ini, hampir seluruh pohon durian di kawasan Baduy berbuah lebat, menghasilkan panen raya yang melimpah. Kondisi ini memberikan tambahan penghasilan bagi warga sekaligus menarik lebih banyak wisatawan yang ingin merasakan langsung buah durian segar dari pohonnya.

Pengalaman Wisatawan Menikmati Durian Asli Baduy

Salah satu wisatawan asal Jakarta, Ulpa, mengungkapkan bahwa durian Baduy memiliki tekstur daging buah yang lembut dengan rasa manis dan legit yang khas. Menurutnya, pengalaman menikmati durian langsung di Baduy berbeda dengan membeli di pasar, selain harganya juga lebih murah.

  • Harga durian bervariasi antara Rp20 ribu hingga Rp60 ribu per buah, tergantung ukuran.
  • Warga juga menawarkan paket durian seharga Rp100 ribu yang berisi dua hingga empat buah.

Dampak Panen Durian bagi Masyarakat Baduy

Menurut Ato, warga Baduy, panen durian yang melimpah menjadi sumber pendapatan tambahan yang signifikan. Selain dijual langsung kepada wisatawan, durian Baduy juga dipasok kepada pedagang di luar Kabupaten Lebak, memperluas pasar dan meningkatkan omzet warga setempat.

Daya Tarik Wisata Alam dan Budaya Baduy

Kawasan adat Baduy tidak hanya menawarkan keindahan alam dan kehidupan budaya yang unik, tetapi kini juga menjadi destinasi bagi pecinta durian yang ingin merasakan buah asli dari tanah Baduy. Wisatawan dapat berjalan menyusuri perkampungan adat sambil menikmati durian dengan cita rasa yang otentik.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *