Kekosongan Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Picu Keluhan SPMB 2026

Sejumlah wali murid mengeluhkan gangguan akses login dan minimnya koordinasi saat pembukaan SPMB Banyuwangi 2026. Sumber foto (Dok istimewa Ilustrasi)

Banyuwangi. Kekosongan jabatan Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi sehari sebelum pembukaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 menimbulkan berbagai persoalan di tengah masyarakat. Sejumlah wali murid mengaku kesulitan mengikuti proses pendaftaran akibat minimnya sosialisasi dari sekolah asal maupun Dinas Pendidikan.

Sebelumnya, Dr. Alfian yang menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi terkena reshuffle jabatan dan dipindahkan ke Dinas Perpustakaan Dan Arsip, Rabu (20/5/2026).

Salah satu wali murid, Rahman, mengeluhkan sistem penerimaan murid baru yang dinilai kurang diimbangi koordinasi yang baik antara pihak sekolah dan dinas terkait.

Baca juga:

“Sistem terus berjalan, namun banyak murid kesulitan login akses di SPMB, serta kesulitan mendapatkan username dari guru pendamping,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi semakin membingungkan karena saat ini terjadi kekosongan pimpinan di Dinas Pendidikan. Minimnya koordinasi membuat wali murid kesulitan memperoleh penjelasan secara langsung terkait kendala yang dialami.

Baca juga:

“ Saat ini yang dibuka pendaftaran jalur afirmasi, sedangkan login selalu error. Guru pendamping juga kebingungan menghadapi keluhan wali murid,” keluh Rahman.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Banyuwangi, Mohamad Yanuarto Bramuda, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp meminta masyarakat tetap bersabar.

Baca juga:

“Iyess mas, semua kudu sabar karena digitalisasi tidak semua orang tua paham,” katanya.

Penyegaran jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dinilai merupakan hal yang wajar. Namun, di tengah momentum penerimaan murid baru, masyarakat berharap pelayanan dan koordinasi tetap berjalan optimal agar tidak menimbulkan kebingungan di kalangan wali murid maupun siswa.

Baca juga:

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Baca juga:

Tinggalkan Balasan