Anggota Baru PMR Madya MTs Al Azhar Jember Digembleng di Markas PMI, Siap Jadi Relawan Muda Tangguh

Anggota Baru PMR Madya MTs Al Azhar Jember Digembleng di Markas PMI

JEMBER – Sebanyak 34 anggota baru Palang Merah Remaja (PMR) Madya MTs Al Azhar Jember mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kepalangmerahan yang berlangsung selama dua hari, mulai Sabtu (13/6) hingga Minggu (14/6/2026), di Markas PMI Kabupaten Jember.

Kegiatan kaderisasi tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk generasi relawan muda yang memiliki jiwa kemanusiaan, kepedulian sosial, serta kemampuan dasar kepalangmerahan. Selama pelatihan, para peserta mendapatkan berbagai materi esensial, mulai dari Pertolongan Pertama (PP), Perawatan Keluarga (PK), Remaja Sehat Peduli Sesama, hingga simulasi kesiapsiagaan bencana.

Melalui pendekatan teori dan praktik lapangan, peserta dilatih untuk mampu merespons situasi darurat, bekerja sama dalam tim, serta mengembangkan karakter disiplin dan bertanggung jawab sebagai anggota PMR.

Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, menyampaikan apresiasinya kepada MTs Al Azhar Jember yang terus berkomitmen melakukan regenerasi relawan kemanusiaan melalui kegiatan pembinaan PMR.

“PMR Madya merupakan salah satu pilar penting dalam pembentukan karakter generasi muda. Di sinilah nilai-nilai kemanusiaan, kesukarelaan, dan kepemimpinan mulai ditanamkan. Kami mengapresiasi semangat para siswa yang mengikuti pelatihan ini dan berharap mereka kelak menjadi relawan-relawan masa depan yang siap mengabdi kepada masyarakat,” ujar Zainollah.

Menurutnya, Markas PMI bukan hanya menjadi tempat pelatihan teknis, tetapi juga ruang pembelajaran untuk menumbuhkan kepedulian dan semangat berbagi kepada sesama.

Sementara itu, Pembina PMR Madya MTs Al Azhar Jember, Sri Agustini, menjelaskan bahwa diklat kepalangmerahan merupakan tahapan awal yang sangat penting bagi anggota baru agar memahami peran dan tanggung jawab seorang relawan.

“Kami ingin peserta tidak hanya mengenakan seragam PMR, tetapi juga memahami dan mengamalkan Tri Bakti PMR serta Tujuh Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional. Melalui pelatihan ini, mereka diharapkan mampu menjadi agen kemanusiaan yang aktif di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” tuturnya.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Berbagai sesi praktik lapangan menjadi pengalaman berharga bagi para anggota baru dalam memahami tugas-tugas kemanusiaan secara langsung.

Salah satu peserta, Achmad Damar Lintang, mengaku mendapatkan banyak pengetahuan dan pengalaman baru selama mengikuti pelatihan.

“Pelatihannya sangat menarik dan menantang. Kami belajar cara memberikan pertolongan pertama, teknik membalut luka, mengevakuasi korban, serta pentingnya kerja sama tim. Kegiatan ini membuat kami lebih disiplin, kompak, dan percaya diri untuk menjalankan tugas sebagai anggota PMR,” ungkapnya.

Dengan berakhirnya rangkaian diklat tersebut, sebanyak 34 anggota baru PMR Madya MTs Al Azhar Jember resmi dikukuhkan. Mereka diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam kegiatan kemanusiaan, pelayanan kesehatan remaja, serta berbagai aksi sosial di lingkungan sekolah dan masyarakat

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan