SPMB Madrasah DKI 2026 Resmi Dibuka, Ini Jadwal dan Jalur Pendaftaran Lengkap

SPMB Madrasah DKI 2026 Resmi Dibuka, Ini Jadwal dan Jalur Pendaftaran Lengkap

Suara Pecari | Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama resmi membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Madrasah DKI Jakarta untuk tahun ajaran 2026/2027. Proses pendaftaran SPMB Madrasah DKI dimulai pada pertengahan Juni 2026 dan akan berlangsung hingga awal Juli 2026. Seluruh rangkaian seleksi dilakukan secara online tanpa dipungut biaya, sejalan dengan prinsip pemerataan akses pendidikan berkualitas bagi seluruh anak Jakarta.

Berdasarkan Keputusan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta Nomor 030 Tahun 2026, terdapat lima jalur untuk Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN), sembilan jalur untuk Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN), dan sembilan jalur untuk Madrasah Aliyah Negeri (MAN). Jalur yang tersedia mencakup prestasi, afirmasi, domisili, mutasi, serta jalur khusus seperti tahfidz dan Computer Based Test (CBT). Setiap jalur memiliki jadwal tersendiri yang perlu diperhatikan oleh calon murid dan orang tua.

Untuk jenjang MTsN, pendaftaran jalur tahfidz dibuka pada 19-20 Juni 2026, dengan tes tahfidz pada 22 Juni 2026 dan pengumuman pada 23 Juni 2026. Sementara itu, jalur CBT untuk MTsN akan menerima pendaftaran pada 23-24 Juni 2026, pelaksanaan CBT pada 29 Juni 2026, dan pengumuman hasil pada 1 Juli 2026. Untuk MAN, pendaftaran jalur CBT dibuka pada 4-5 Juli 2026, tes pada 7 Juli 2026, dan pengumuman pada 9 Juli 2026. Proses lapor diri dan pemberkasan manual menyusul setelah pengumuman.

SPMB Madrasah DKI tahun ini juga memperkuat kolaborasi dengan sekolah swasta melalui program SPMB Bersama dan Sekolah Swasta Gratis. Total daya tampung yang disiapkan untuk seluruh jenjang pendidikan di DKI Jakarta mencapai 245.980 kursi, terdiri dari 228.163 kursi di sekolah negeri, 7.708 kursi melalui SPMB Bersama di 298 sekolah swasta, dan 10.109 kursi melalui Sekolah Swasta Gratis di 103 sekolah. Anggaran untuk program Sekolah Swasta Gratis mencapai Rp253,6 miliar, yang dialokasikan untuk 40 sekolah yang sudah bergabung sejak Januari dan 63 sekolah baru mulai Juli 2026.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, menegaskan bahwa seluruh proses SPMB dilaksanakan secara objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan inklusif. “Prinsipnya, setiap anak di Jakarta harus memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan layanan pendidikan yang berkualitas,” ujarnya. Pelaksanaan SPMB mengacu pada Keputusan Gubernur Nomor 238 Tahun 2026 tentang Petunjuk Teknis Penerimaan Murid Baru.

Meski demikian, sejumlah kendala administratif masih muncul, terutama terkait kesalahan titik koordinat rumah, perubahan data Kartu Keluarga, dan pembuatan akun pendaftaran. Dinas Pendidikan DKI Jakarta membuka posko pengaduan di Kantor Disdik Balai Kota Depok Gedung Dibaleka 2 Lantai 4 hingga 7 Juli 2026 untuk membantu orang tua yang mengalami kesulitan.

Pendaftaran SPMB Madrasah DKI dapat dilakukan melalui laman resmi https://pmb-madrasahdki.com dengan mengunggah berkas persyaratan. Masyarakat diimbau untuk tidak mempercayai informasi di luar kanal resmi dan melaporkan jika menemukan indikasi kecurangan. Dengan adanya berbagai jalur dan kuota yang luas, diharapkan SPMB Madrasah DKI 2026 mampu menjaring calon murid terbaik dan memberikan akses pendidikan yang merata bagi seluruh warga Jakarta.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan