Renovasi Gedung Sekolah Belum Rampung, MPLS SMPN 2 Pandan Nauli Terkendala

Renovasi Gedung Sekolah Belum Rampung, MPLS SMPN 2 Pandan Nauli Terkendala

Suara Pecari, Pandan – Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMP Negeri 2 Pandan Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah, berlangsung dalam keterbatasan. Hingga memasuki tahun ajaran baru, proyek renovasi dan revitalisasi gedung sekolah yang dimulai sejak 25 November 2025 pascabencana alam belum juga selesai, sehingga mengganggu aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut.

Kondisi MPLS di Tengah Keterbatasan

Akibat kondisi tersebut, pihak sekolah terpaksa memusatkan seluruh siswa baru yang terbagi dalam tujuh kelompok ke aula sekolah selama pelaksanaan MPLS. Selain itu, proses belajar mengajar juga diberlakukan secara bergantian karena keterbatasan ruang kelas yang dapat digunakan. Kepala SMP Negeri 2 Pandan Nauli, Nur Ekvan, mengatakan keterlambatan penyelesaian proyek berdampak langsung terhadap kenyamanan proses pembelajaran. Bahkan, sejak Januari 2026 sekolah telah menerapkan sistem sif, di mana sebagian siswa kelas VIII mengikuti kegiatan belajar pada siang hari mulai pukul 13.00 WIB.

“Kami tentu merasa prihatin karena kondisi ini membuat proses pembelajaran belum bisa berjalan secara maksimal. Sejak Januari kami terpaksa menerapkan sistem sif akibat ruang belajar yang masih terbatas,” ujar Kepala SMP Negeri 2 Pandan Nauli, Nur Ekvan pada Selasa, 14 Juli 2026.

Dampak Psikologis pada Siswa

Kondisi tersebut juga dirasakan para siswa. Salah seorang siswa kelas VIII yang juga menjadi panitia MPLS, Glory Princess Margareth, mengaku prihatin karena peserta didik baru belum dapat merasakan suasana belajar di ruang kelas yang layak sebagaimana yang pernah dialami angkatan sebelumnya. “Kami sedih melihat adik-adik kelas belum bisa menikmati ruang belajar yang nyaman. Semoga pembangunan sekolah ini segera selesai agar mereka bisa belajar dengan lebih baik,” kata Glory Princess Margareth.

Progres dan Target Penyelesaian

Berdasarkan informasi yang diterima pihak sekolah dari kementerian dan penyedia jasa, proyek renovasi dan revitalisasi SMP Negeri 2 Pandan Nauli ditargetkan selesai pada awal Agustus 2026. Pihak sekolah berharap target tersebut dapat direalisasikan sehingga seluruh siswa dapat kembali belajar di lingkungan yang aman, nyaman, dan representatif.

AspekDetail
ProyekRenovasi dan revitalisasi pascabencana
Mulai25 November 2025
Target selesaiAwal Agustus 2026
DampakSistem sif belajar, MPLS di aula

Upaya Sekolah Menjaga Kualitas Pembelajaran

Selama proses pembangunan masih berlangsung, pihak sekolah terus berupaya memastikan kegiatan MPLS maupun proses belajar mengajar tetap berjalan. Meski dilakukan dengan berbagai penyesuaian, sekolah berharap semangat belajar para siswa tidak berkurang sembari menunggu rampungnya pembangunan gedung yang baru. Beberapa langkah yang diambil antara lain:

  • Memusatkan kegiatan MPLS di aula dengan pembagian jadwal kelompok.
  • Menerapkan sistem sif untuk kelas VIII (siang) dan kelas VII (pagi).
  • Mengoptimalkan ruang kelas yang masih layak untuk kegiatan belajar.
  • Berkomunikasi secara rutin dengan kontraktor dan dinas terkait untuk memantau progres.

Kronologi Proyek Renovasi

Berikut kronologi penting terkait proyek renovasi SMPN 2 Pandan Nauli:

  1. 25 November 2025: Proyek renovasi dan revitalisasi dimulai pascabencana alam.
  2. Januari 2026: Sekolah mulai menerapkan sistem sif karena ruang kelas terbatas.
  3. 14 Juli 2026: Kepala sekolah menyampaikan keluhan keterlambatan proyek.
  4. 18 Juli 2026: MPLS tahun ajaran baru dimulai di tengah keterbatasan.
  5. Awal Agustus 2026: Target penyelesaian proyek (sesuai informasi dari kontraktor).

Implikasi Lebih Luas

Kondisi ini tidak hanya berdampak pada kenyamanan belajar, tetapi juga berpotensi mempengaruhi kualitas pendidikan di SMPN 2 Pandan Nauli. Sistem sif membuat waktu belajar siswa berkurang dan interaksi dengan guru terbatas. Keterlambatan proyek juga memicu pertanyaan tentang pengawasan dan manajemen proyek di daerah pascabencana. Diharapkan pemerintah daerah dan pusat dapat mempercepat proses agar siswa segera mendapatkan fasilitas yang layak.

Di tengah segala keterbatasan, semangat para siswa dan guru tetap tinggi. Mereka berharap renovasi segera rampung sehingga aktivitas belajar mengajar dapat kembali normal. Semoga target awal Agustus 2026 benar-benar terealisasi, dan siswa SMPN 2 Pandan Nauli dapat menikmati gedung sekolah yang baru, aman, dan nyaman.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *