14 Oknum TNI-Polri Terjaring Razia di Tempat Hiburan Malam di Surabaya [titlebase]
Suara Pecari | Sebanyak 14 oknum TNI-Polri terjaring razia di tempat hiburan malam di Surabaya [titlebase] dalam Operasi Penegakan Ketertiban (Opsgaktib) yang digelar pada Sabtu (20/6) hingga Minggu dini hari. Razia ini menyasar sembilan lokasi populer seperti BV Luxury Bar & KTF, Alexza Club, dan Shelter Surabaya, dengan tujuan menegakkan disiplin internal dan mencegah pelanggaran hukum di kalangan prajurit serta masyarakat.
Operasi maraton yang melibatkan petugas gabungan dari POM Kodam V, Pomdam V/4 Brawijaya, POM Lanud Muljono, Propam Polrestabes Surabaya, BNNK Surabaya, dan Satpol PP Kota Surabaya ini berlangsung selama lima jam. Selain 14 oknum TNI-Polri, tujuh warga sipil juga diamankan karena diduga melanggar aturan, termasuk kepemilikan senjata tajam dan penyalahgunaan narkotika.
Kolonel Laut (PM) Andre Thomas Alexander, Komandan Polisi Militer Kodam V, menjelaskan bahwa razia ini merupakan agenda rutin untuk menekan angka pelanggaran di lingkungan militer. “Operasi ini juga menjadi upaya penegakan disiplin internal guna memastikan setiap prajurit mematuhi ketentuan yang berlaku dan menghindari aktivitas di tempat-tempat yang dilarang tanpa izin,” ujarnya. Ia menekankan bahwa tindakan ini bertujuan mencegah tindak pidana serta menjaga citra institusi TNI-Polri di mata publik.
Praditya Fauzi Rahman dari detikJatim mengungkap bahwa razia ini melibatkan 75 personel gabungan yang menyisir sembilan lokasi hiburan secara berurutan. Petugas fokus pada pemeriksaan identitas pengunjung, terutama anggota TNI-Polri yang diduga melanggar jam dinas atau aturan kedinasan. Para terjaring akan diproses sesuai kewenangan instansi masing-masing, baik melalui Polisi Militer untuk TNI, Propam Polri untuk anggota kepolisian, maupun Satpol PP untuk warga sipil.
“Anggota yang terjaring ini akan menjadi efek jera bagi rekan-rekan mereka yang coba melanggar aturan. Kami berharap operasi ini dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya disiplin dan kepatuhan terhadap hukum,” tambah Letkol Laut (PM) Prasetyo Bekti, Kadis Lidpam Kodam V. Ia menegaskan bahwa tindakan indisipliner oknum aparat bisa merusak reputasi institusi dan kepercayaan masyarakat.
14 oknum TNI-Polri terjaring razia di tempat hiburan malam di Surabaya [titlebase] menjadi sorotan publik. Kasus ini kembali mengingatkan pentingnya pengawasan internal serta penegakan aturan kedinasan. Dengan operasi berkala seperti ini, diharapkan anggota TNI-Polri dapat menjaga citra institusi mereka sebagai pelindung rakyat yang disiplin dan taat hukum.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.

![14 Oknum TNI-Polri Terjaring Razia di Tempat Hiburan Malam di Surabaya [titlebase]](https://suarapecari.com/wp-content/uploads/2026/06/14-oknum-tni-polri-terjaring-razia-di-tempat-hiburan-malam-di-surabaya-titlebase.webp)










