Melihat Gedung Bapenda DKI yang Terbakar dari Empat Sisi
Suara Pecari, Jakarta – Kebakaran hebat melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta yang berlokasi di Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, pada Jumat malam, 7 Agustus 2026. Api membakar bagian atas gedung dari lantai 11 hingga lantai 16, terlihat jelas dari empat sisi gedung, dengan kobaran api dan asap yang membubung tinggi ke langit malam Jakarta.
Proses pemadaman berlangsung selama berjam-jam dengan pengerahan sekitar 40 unit mobil pemadam kebakaran dan 200 personel, dibantu tiga unit bronto skylift yang menjangkau area kebakaran di bagian atas gedung. Api berhasil dikendalikan pada Sabtu dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, dan proses pendinginan serta penyisiran titik api sisa masih terus dilakukan untuk memastikan kebakaran benar-benar padam.
Kerusakan dan Kondisi Gedung
Dari empat sisi gedung, terlihat kerusakan parah akibat kebakaran. Bagian atas gedung tampak gosong dengan rangka besi yang memerah akibat panas tinggi. Jendela-jendela di lantai atas sudah rusak berat dan tembok hangus berbekas hitam pekat. Petugas pemadam terus berupaya memadamkan api dan melakukan penyisiran untuk menghindari kebakaran kembali.
Upaya Penanganan dan Hambatan
Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat, Syarifudin, menyampaikan bahwa penyiraman dan penyisiran masih dilakukan di lantai 11 hingga 16 untuk memastikan tidak ada titik api tersisa. Hambatan yang dihadapi antara lain asap tebal di tangga darurat dan tumpukan kertas yang mudah terbakar, namun api tidak menjalar ke lantai bawah gedung.
Dampak Kebakaran dan Penanganan Data
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Data perpajakan DKI Jakarta yang dikelola Bapenda tetap aman karena sudah dicadangkan secara digital dan disimpan di lokasi terpisah. Oleh karena itu, pelayanan publik dan administrasi perpajakan tetap berjalan tanpa gangguan. Namun, sistem pengaturan lampu lalu lintas di Traffic Management Control (TMC) yang berada di lantai 16 harus dialihkan ke pengaturan manual sementara waktu akibat kebakaran.
Penyelidikan Penyebab Kebakaran
Polres Metro Jakarta Pusat dan tim Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri tengah melakukan penyelidikan penyebab kebakaran. Namun, pemeriksaan teknis di dalam gedung belum dapat dilakukan karena petugas pemadam kebakaran masih menyisir area kebakaran untuk memastikan keamanan. Penyelidikan akan dilanjutkan setelah area dinyatakan aman.
Informasi Tambahan
Gedung Bapenda yang terbakar juga menampung sejumlah perangkat daerah lain, termasuk BPSDM, Dinas Perhubungan, Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD), dan Bank Jakarta, dengan total sekitar 1.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) berkantor di gedung tersebut. Gedung ini telah diasuransikan, memberikan perlindungan tambahan terhadap kerugian akibat kebakaran.
Kejadian ini menjadi perhatian penting mengingat peran strategis gedung Bapenda dalam pengelolaan pajak dan layanan publik di DKI Jakarta. Pemadaman yang cepat dan koordinasi antar instansi menjadi kunci dalam menangani insiden ini serta menjaga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan lancar.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.









