Menteri Keuangan Ikuti Perintah Presiden untuk Copot Dirjen Bea Cukai
Suara Pecari | Jakarta – Menteri Keuangan, Purbaya, mengonfirmasi bahwa ia akan menindaklanjuti perintah Presiden Prabowo Subianto terkait pencopotan Djaka Budi Utama dari posisinya sebagai Direktur Jenderal Bea dan Cukai. Langkah ini diambil menyusul keterlibatan Djaka dalam persidangan yang mengungkap dugaan suap dalam proses importasi barang di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).
Purbaya menyatakan, “Saya akan ikuti perintah Bapak Presiden. Ya kita ikuti perintahnya,” saat memberikan keterangan di Istana Kepresidenan pada Jumat, 22 Mei 2026. Ia meminta masyarakat untuk bersabar menunggu perkembangan terbaru mengenai kasus hukum ini.
Presiden Prabowo sendiri telah menyoroti DJBC yang dinilai menjadi sumber masalah, khususnya terkait kerugian negara akibat praktik manipulasi harga, termasuk under invoicing pada ekspor minyak sawit dan batu bara. Dalam pidatonya, Presiden menegaskan bahwa bea cukai harus diperbaiki untuk menciptakan pemerintahan yang profesional dan bebas dari korupsi.
“Bea cukai harus kita perbaiki. Menteri Keuangan, jika pimpinan bea cukai tidak mampu, segera diganti. Kita harus membangun pemerintahan yang kuat dan tidak korup,” tegas Presiden Prabowo dalam Rapat Paripurna di DPR RI pada Rabu, 20 Mei 2026.
Nama Djaka Budi muncul dalam sidang dugaan suap yang melibatkan bos PT Blueray Cargo, John Field. Hal ini terungkap saat Jaksa Penuntut Umum memeriksa Kasi Intelijen Kepabeanan dari Direktorat Penindakan dan Penyidikan DJBC, Orlando Hamonangan. Dalam sidang tersebut, jaksa menyebutkan bahwa ada bukti yang mengarah kepada keterlibatan Djaka.
Jaksa mengungkapkan, “Izin majelis berarti sesuai dengan data barang bukti kami yang kami sita dari Bluray. Satu itu yang dimaksud adalah Dirjen Bea Cukai Pak Djaka.” Ini menambah tekanan terhadap DJBC yang sebelumnya telah menjadi sorotan karena dugaan praktik tidak transparan dalam pengelolaan bea dan cukai.
Dengan langkah tegas ini, Purbaya berharap agar proses reformasi di DJBC dapat dilaksanakan dengan baik. Masyarakat diharapkan dapat melihat perubahan positif dalam pengelolaan bea dan cukai yang pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan pendapatan negara dan kepercayaan publik.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.





