Sari Yuliati Terpilih Aklamasi, Target Penuhi Hak Perempuan di Pemilu 2029
Suara Pecari | Jakarta – Sari Yuliati resmi terpilih sebagai Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 periode 2026-2031 secara aklamasi dalam Musyawarah Besar (Mubes) V yang digelar di Hotel Merlynn Park, Jakarta. Proses pemilihan yang berlangsung hingga pukul 04.00 WIB, Sabtu dini hari, 6 Juni 2026, menandai sejarah baru dengan terpilihnya perempuan pertama sebagai ketua umum organisasi ini. Dalam pidato perdananya, Sari menegaskan target utamanya adalah memenuhi hak-hak perempuan, khususnya dalam menghadapi Pemilu 2029.
Terpilih Aklamasi Sari Yuliati Target Penuhi Hak Perempuan di Pemilu 2029 LPP RRI menjadi sorotan utama dalam Mubes V ini. Sari, yang juga menjabat sebagai Bendahara Umum DPP Partai Golkar dan Wakil Ketua DPR RI, menyatakan komitmennya untuk mendorong keterwakilan perempuan minimal 30 persen dalam setiap tahapan politik. “Dari pengkaderan, kita harapkan minimal 30 persen perempuan. Kita punya skema untuk merekrut kader Kosgoro yang akan diberikan kepada Partai Golkar,” ujarnya saat penutupan Mubes V, Sabtu, 6 Juni 2026.
Proses pemilihan yang sempat diwarnai persaingan antara dua kandidat, Sari Yuliati dan La Ode Safiul Akbar, akhirnya dimenangkan Sari secara aklamasi setelah La Ode memilih mundur. Sari menyikapi perbedaan pandangan selama Mubes sebagai bagian dari demokrasi. “Ini bagian wajar, bagian demokratis. Setelah pertarungan, kita kembali merapatkan barisan. Tidak ada skat yang memisahkan kita, yang ada satu tujuan: membesarkan Kosgoro 1957,” tegasnya.
Ke depan, Sari berencana memperkuat kaderisasi, memanfaatkan teknologi, dan memperluas jaringan politik serta sosial. Ia juga menegaskan dukungan Kosgoro 1957 terhadap kepemimpinan Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Umum Partai Golkar dan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Terpilih Aklamasi Sari Yuliati Target Penuhi Hak Perempuan di Pemilu 2029 LPP RRI diharapkan menjadi langkah strategis dalam mengakomodasi aspirasi perempuan di kancah politik nasional.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Wihaji, yang hadir mewakili Bahlil Lahadalia, mengapresiasi kelancaran Mubes V meski berlangsung hingga larut malam. Ia mengingatkan pentingnya soliditas dan adaptasi terhadap perkembangan zaman. “Sidang sampai jam 4 pagi. Perlu diingat pidato Pak Bahlil: bertanding untuk bersanding. Kita tata ke depan, Kosgoro lebih baik, soliditas tambah baik,” katanya. Wihaji juga mencontohkan fenomena lagu viral ‘Mas Bahlil Ganteng’ (MBG) yang menunjukkan kekuatan algoritma dalam membentuk persepsi publik.
Mubes V PPK Kosgoro 1957 dihadiri oleh ratusan kader dari seluruh Indonesia. Agenda utama selain pemilihan ketua umum adalah penyusunan program kerja lima tahun ke depan. Sari Yuliati, yang sebelumnya dikenal sebagai Bendahara Umum Golkar, berjanji akan membawa Kosgoro 1957 menjadi organisasi yang relevan dan bermanfaat bagi masyarakat. “Lintas generasi harus dibangun agar makin kuat dan besar di masa mendatang. Kita harus jalan, penuh dedikasi, penuh pengabdian, amanah, agar relevan menjawab tantangan zaman,” pungkasnya.
Dengan terpilihnya Sari Yuliati, harapan baru bagi pemberdayaan perempuan di dunia politik semakin terbuka. Terpilih Aklamasi Sari Yuliati Target Penuhi Hak Perempuan di Pemilu 2029 LPP RRI menjadi komitmen nyata untuk mewujudkan kesetaraan gender dalam demokrasi Indonesia. Kesimpulannya, Mubes V ini tidak hanya menghasilkan pemimpin baru, tetapi juga menegaskan arah perjuangan Kosgoro 1957 dalam mendukung hak-hak perempuan dan memperkuat kontribusi organisasi bagi bangsa.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.










