Golkar Larang Caleg Ganti Nomor Hp saat Terpilih Wajib Pelihara Konstituen
Suara Pecari – Partai Golkar menegaskan larangan bagi seluruh kadernya yang terpilih sebagai anggota DPR RI maupun DPRD untuk mengganti nomor telepon setelah menjabat. Kebijakan ini bertujuan agar para anggota legislatif tetap menjaga komunikasi dan memelihara hubungan dengan konstituen di daerah pemilihannya masing-masing.
Kewajiban Menjaga Hubungan dengan Konstituen
Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Sarmuji, menyampaikan bahwa kekuatan partai sangat bergantung pada kemampuan kadernya dalam memelihara akar rumput dan mendengarkan aspirasi masyarakat secara berkelanjutan, bukan hanya saat kampanye pemilu.
“Anggota DPR RI wajib hukumnya memelihara konstituen dan selalu hadir di tengah masyarakat. Hal ini juga berlaku bagi anggota DPRD di tingkat provinsi dan kabupaten/kota,” ujarnya saat ditemui di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat.
Fenomena Ganti Nomor HP Setelah Terpilih
Sarmuji menyoroti fenomena yang sering dikeluhkan masyarakat, di mana calon legislatif memberikan nomor telepon saat kampanye namun menggantinya ketika sudah terpilih sehingga sulit dihubungi konstituen.
“Kami tidak ingin ada anggota legislatif dari Golkar yang mengganti nomor HP setelah terpilih sehingga masyarakat tidak bisa menyampaikan aspirasi. Kader harus tetap membuka akses komunikasi setiap saat,” tegas Sarmuji.
Manfaat Komunikasi Terbuka bagi Partai dan Masyarakat
Pelihara komunikasi yang baik dengan masyarakat menjadi kunci keberhasilan partai dalam mempertahankan dukungan di akar rumput. Selain itu, anggota legislatif bisa mendapatkan masukan langsung untuk memperjuangkan kepentingan daerahnya secara efektif.
Kebijakan ini juga menegaskan komitmen Partai Golkar untuk menghadirkan wakil rakyat yang responsif dan bertanggung jawab selama masa jabatan, bukan hanya saat masa kampanye.
Imbauan untuk Kader Partai Golkar
- Anggota DPR dan DPRD harus menjaga akses komunikasi dengan konstituen.
- Nomor telepon yang digunakan saat kampanye harus tetap aktif dan dapat dihubungi.
- Hadiri dan dengarkan aspirasi masyarakat secara rutin, bukan hanya saat pemilu.
- Perkuat hubungan dengan akar rumput untuk memperkuat posisi partai.
Dengan langkah ini, Partai Golkar berharap dapat menjaga kepercayaan rakyat serta meningkatkan kualitas pelayanan wakil rakyat kepada masyarakat di seluruh Indonesia.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










