Polresta Banyuwangi Serahkan Rompi dan Senter Lantas untuk Relawan Jalur Gumitir
Suara Pecari – 09 April 2026 | Polresta Banyuwangi menyerahkan perlengkapan keselamatan kepada relawan pengatur lalu lintas di jalur Gumitir pada Kamis, 9 April 2024.
Bantuan berupa rompi reflektif dan senter lalu lintas diharapkan meningkatkan visibilitas dan keamanan para relawan.
Penyerahan dilakukan oleh Kanit Lalu Lintas Polsek Kalibaru, Aipda Aries Prasetiyanto, bersama Bhabinkamtibmas Brigpol Zerier.
Acara berlangsung di KM 238 Dusun Barurejo, Desa Kalibarumanis, Kecamatan Kalibaru, titik yang sering terpengaruh tanah longsor.
Jalur Gumitir kini diterapkan sistem buka‑tutup kendaraan karena kondisi jalan yang rawan.
Relawan berperan mengarahkan arus kendaraan saat jalan dibuka dan menutup kembali setelah risiko berkurang.
Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan, menekankan pentingnya peran relawan dalam mengendalikan lalu lintas.
Ia menyatakan, “Pemberian rompi dan senter ini adalah bentuk dukungan agar relawan tetap aman dan terlihat jelas saat bertugas.”
Polri menilai perlengkapan tersebut dapat mengurangi risiko kecelakaan di area berbahaya.
Rompi berwarna kuning neon dilengkapi strip reflektif, sedangkan senter memiliki cahaya kuat untuk penggunaan malam hari.
Para relawan menerima perlengkapan dengan rasa terima kasih dan komitmen untuk menjaga keamanan pengguna jalan.
Jalur Gumitir menghubungkan beberapa desa di Kecamatan Kalibaru dengan pusat kota Banyuwangi.
Bagian jalan ini sering mengalami penurunan tanah, menyebabkan penutupan sementara.
Tanah longsor terakhir terjadi pada akhir 2023, menurunkan kepercayaan pengendara.
Pihak kepolisian meningkatkan frekuensi patroli dan koordinasi dengan tim SAR setempat.
Sinergi antara Polri dan masyarakat dianggap kunci utama dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas.
Relawan dilatih dasar penanganan situasi darurat, termasuk evakuasi korban jika terjadi longsor.
Pelatihan tambahan dijadwalkan pada akhir bulan ini untuk memperkuat kapasitas mereka.
Kepolisian juga menyediakan lampu darurat portable bagi relawan yang bertugas di titik rawan.
Penggunaan senter lantas memungkinkan petugas mengatur lampu isyarat sementara pada malam hari.
Para pengguna jalan diharapkan mengikuti arahan relawan demi menghindari kecelakaan.
Pihak kepolisian mengingatkan pengendara untuk menurunkan kecepatan saat melintasi daerah berpotensi longsor.
Selain rompi dan senter, Polsek Kalibaru menyiapkan kotak P3K sederhana di pos pengaturan lalu lintas.
Kotak tersebut berisi perban, antiseptik, dan peralatan pertolongan pertama.
Hal ini diharapkan dapat menanggulangi cedera ringan secara cepat.
Kepala Polsek Kalibaru menegaskan komitmen berkelanjutan dalam mendukung relawan.
Ia menambahkan, “Kami akan terus memantau kebutuhan lapangan dan menyediakan sarana yang diperlukan.”
Penggunaan rompi berstandar nasional memastikan keseragaman perlengkapan di seluruh wilayah.
Dengan perlengkapan yang memadai, relawan dapat beroperasi lebih lama tanpa mengorbankan keselamatan pribadi.
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi juga berkoordinasi dengan Polri untuk perbaikan infrastruktur jalan.
Rencana perbaikan meliputi penambahan drainase dan penstabilan lereng di jalur kritis.
Upaya tersebut diharapkan mengurangi frekuensi penutupan jalan di masa mendatang.
Secara keseluruhan, penyediaan rompi dan senter menandai langkah konkrit dalam meningkatkan keamanan lalu lintas di daerah rawan.
Relawan tetap menjadi ujung tombak dalam menjaga kelancaran arus kendaraan pada jalur Gumitir.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.






