Gus Irfan Ungkap Tanda Haji Mabrur saat Lepas Jemaah Haji Asal Makassar, Ini Pesan Pentingnya
Suara Pecari | Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf, yang akrab disapa Gus Irfan, melepas kepulangan jemaah haji asal Makassar di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah. Dalam momen tersebut, Gus Irfan Ungkap Tanda Haji Mabrur saat Lepas Jemaah Haji Asal Makassar LPP RRI dengan memberikan pesan mendalam tentang esensi ibadah haji. Menurutnya, haji mabrur tidak hanya diukur dari kelancaran ritual, tetapi dari perubahan positif setelah pulang ke tanah air.
“Salah satu tanda haji mabrur adalah semakin baik ibadahnya. Selain itu juga semakin baik akhlak dan hubungan sosialnya,” ujar Gus Irfan di hadapan 393 jemaah yang tergabung dalam kelompok terbang tujuh Embarkasi Makassar, Minggu, 7 Juni 2026. Gus Irfan Ungkap Tanda Haji Mabrur saat Lepas Jemaah Haji Asal Makassar LPP RRI ini menjadi pengingat bagi seluruh jemaah agar terus istiqamah dalam kebaikan.
Pelepasan tersebut dilakukan saat jemaah bersiap terbang menggunakan pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GA-1407. Gus Irfan menyampaikan apresiasi atas kedisiplinan jemaah Makassar selama berada di Tanah Suci. “Alhamdulillah, seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan dengan baik dan jemaah dapat kembali dalam keadaan utuh dan sehat,” katanya. Ia berharap perubahan positif yang diperoleh selama berhaji dapat menjadi contoh baik di kampung halaman.
Fase pemulangan jemaah haji gelombang pertama dari Bandara Jeddah saat ini tengah berlangsung. Sementara itu, jemaah gelombang kedua akan bergerak dari Makkah ke Madinah pada hari yang sama, dan selanjutnya diterbangkan ke Tanah Air melalui Bandara Madinah. Seluruh proses pemulangan dijadwalkan selesai pada 30 Juni 2026.
Dalam kesempatan itu, Gus Irfan juga mengingatkan bahwa haji mabrur adalah dambaan setiap muslim. Gus Irfan Ungkap Tanda Haji Mabrur saat Lepas Jemaah Haji Asal Makassar LPP RRI tidak hanya sekadar seremoni, tetapi juga ajakan untuk merefleksikan makna ibadah. Ia menekankan bahwa setelah pulang, jemaah harus menunjukkan peningkatan dalam ibadah, akhlak, dan kepedulian sosial.
“Jadilah duta-duta kebaikan di tengah masyarakat. Tunjukkan bahwa haji telah mengubah kalian menjadi pribadi yang lebih baik,” pesan Gus Irfan. Ia juga mengucapkan selamat atas nama Pemerintah Indonesia dan Presiden Prabowo Subianto, serta berharap jemaah dapat berkumpul kembali dengan keluarga dalam keadaan selamat.
Pelepasan jemaah haji Makassar ini menjadi salah satu momen penting dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Dengan adanya pesan dari Gus Irfan, diharapkan para jemaah dapat mengamalkan nilai-nilai haji mabrur dalam kehidupan sehari-hari. Kesimpulannya, haji yang mabrur bukan hanya tentang ritual di Tanah Suci, tetapi tentang transformasi diri yang berkelanjutan. Semoga seluruh jemaah haji Indonesia dapat meraih predikat haji mabrur dan membawa berkah bagi bangsa.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












