Pertama Kali, Perempuan Ikut Kompetisi Al-Quran King Abdulaziz di Makkah

Pertama Kali, Perempuan Ikut Kompetisi Al-Quran King Abdulaziz di Makkah

Suara Pecari, MakkahKompetisi Internasional King Abdulaziz untuk Hafalan, Tilawah, dan Tafsir Al-Quran tahun 2026 mencatat sejarah baru dengan partisipasi perempuan sebagai peserta untuk pertama kalinya. Ajang tahunan yang memasuki edisi ke-46 ini diselenggarakan di Makkah dan menghadirkan 334 peserta dari 133 negara, termasuk Indonesia.

Sejarah Baru dalam Kompetisi Al-Quran King Abdulaziz

Partisipasi perempuan dalam kompetisi ini merupakan langkah penting yang menunjukkan inklusivitas dan penghargaan terhadap peran perempuan dalam pelestarian dan pengembangan Al-Quran. Putri Fahda bint Falah Al Hithlain, istri Raja Salman, secara khusus memberikan penghargaan kepada para pemenang perempuan di acara terpisah yang digelar di Hilton Convention Hotel, Makkah.

Acara Penghargaan dan Kehadiran Tokoh Penting

Acara penghargaan utama di kompleks Masjidil Haram dihadiri oleh Wakil Gubernur Wilayah Makkah, Pangeran Saud bin Mishaal bin Abdulaziz, yang mewakili Raja Salman untuk menyerahkan hadiah kepada para pemenang laki-laki. Selain itu, acara penutupan resmi yang diselenggarakan oleh Kementerian Urusan Islam, Dakwah, dan Bimbingan Arab Saudi juga dihadiri oleh para pangeran, menteri, duta besar, dan pejabat pemerintah lainnya.

Jumlah Peserta dan Juri

Kompetisi berlangsung selama beberapa hari di Masjidil Haram dengan total 334 peserta laki-laki dan perempuan dari 133 negara yang berkompetisi di hadapan dewan juri yang terdiri dari anggota Arab Saudi dan internasional. Para juri juga mendapat penghargaan atas peran mereka dalam menjaga standar kompetisi.

Kategori Lomba dan Hadiah

Para pemenang akan mendapatkan penghargaan dalam lima kategori berikut:

  1. Hafalan seluruh Al-Quran disertai tilawah, tajwid, dan qiraat.
  2. Hafalan seluruh Al-Quran disertai tilawah, tajwid, dan tafsir.
  3. Hafalan 20 juz berturut-turut disertai tilawah dan tajwid.
  4. Hafalan 15 juz berturut-turut disertai tilawah dan tajwid.
  5. Hafalan 5 juz berturut-turut disertai tilawah dan tajwid.

Tahun ini, terdapat 50 pemenang yang terdiri dari lima laki-laki dan lima perempuan di setiap kategori. Total hadiah mencapai 10,26 juta riyal Saudi atau setara lebih dari Rp 48 miliar, menunjukkan tingginya prestise dan dukungan terhadap para penghafal Al-Quran. Selain itu, semua peserta menerima 5.000 riyal (lebih dari Rp 23 juta) sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.

Makna dan Dampak Kompetisi

Kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang bergengsi di tingkat internasional, tetapi juga memperkuat semangat penghafalan dan pemahaman Al-Quran di kalangan umat Islam di seluruh dunia. Dengan keterlibatan perempuan untuk pertama kalinya, kompetisi ini semakin inklusif dan memperlihatkan kemajuan dalam penghormatan terhadap peran perempuan dalam bidang keagamaan.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *